SMKN 3 Payakumbuh Gelar Workshop Literasi Menulis Artikel untuk Media -->

AdSense New

SMKN 3 Payakumbuh Gelar Workshop Literasi Menulis Artikel untuk Media

Minggu, 16 Februari 2025

Kepala SMKN 3 Payakumbuh, Dra. Wismarni, M.M. menyampaikan sambutan saat pembukaan Workshop Literasi Menulis Artikel untuk Media Massa yang dilaksanakan sekolah tersebut. ist

Payakumbuh, fajarsumbar.com-Kemampuan menulis sangat penting bagi guru. Tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi diri, kemampuan menulis, terutama di media massa bisa menjadi jalan bagi guru untuk berbagi ide kepada khalayak banyak. Kerena itulah, SMK Negeri 3 Payakumbuh menggelar workshop literasi menulis artikel untuk media massa.



Workshop Literasi dengan topik "Menulis Artikel Ilmiah Populer untuk Media Massa" dilaksanakan pada Kamis (13/2) bertempat di SMKN 3 Payakumbuh. Pelatihan ini menghadirkan narasumber Bapak A.R. Rizal  dari Harian Umum Singgalang yang juga wartawan Fajarsumbar.com.


Workshop Literasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah IV, Syafruddin, S.Pd, M.M. Dalam sambutannya, Syafruddin menyambut antusias pelatihan menulis bagi guru ini.


Sebagai orang yang suka menulis di media massa, Syafruddin justru memotivasi para guru untuk menulis. "Menulis itu menggerakkan potensi otak. Baik otak kiri maupun otak kanan. Hal itu sangat baik untuk diri," ujar Syafruddin.


Syafruddin mengaku suka menuliskan apa yang menjadi ide di kepalanya. Ia kerap menulis perjalanan ke berbagai tempat. Syafruddin punya gaya kepenulisan sendiri yang justru sangat diterima di media massa.


Kepala SMKN 3 Payakumbuh, Dra. Wismarni, M.M menyebutkan, kegiatan workshop literasi sudah lama dirancang. Tujuannya memang untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang kepenulisan. "Guru-guru kita berasal dari bidang yang bermacam-macam. Mereka sangat ingin bisa menuliskan apa yang menjadi ide dan pemikirannya agar bisa dibaca oleh khalayak," ujar Wismarni.


Secara pribadi, Wismarni mengaku suka menulis dalam bentuk catatan harian. Ia pun ingin menuliskan banyak hal untuk bisa dibaca orang lewat media massa.


Redaktur Harian Singgalang, A.R. Rizal mengurai bermacam materi kepenulisan. Mulai dari perkenalan tentang artikel, karakter media massa, hingga kiat-kiat praktis menulis dengan mudah. "Media punya karakter tersendiri. Di antaranya, tulisan di media massa itu bercirikan sederhana, sehingga bisa dibaca semua orang," ujar A.R. Rizal.


A.R. Rizal mengungkapkan kecendrungan tulisan di media massa, terutama dalam bentuk artikel. Menurutnya, trend artikel kekinian disebut juga creative non-fiction. Jenis tulisan ini adalah bentuk karangan non-fiksi yang ditulis dengan gaya fiksi.


Keterampilan menulis untuk media massa saat ini menurut A.R. Rizal dihadapkan tantangan yang berat. Hal itu karena kenyataannya minat baca masyarakat sangat rendah. Ditamvah lagi, gemburan media sosial. "Menulis bagi guru menjadi tugas besar. Tugas besar itu sangat berarti bagi guru sendiri, terutama bagi anak didik," ujar A.R. Rizal.


Workshop Literasi menulis artikel diikuti oleh puluhan guru dari berbagai jurusan. Para guru tampak antusias sekali. Mereka bisa menulis sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.


Sajian materi yang padat dan bergizi membuat peserta tetap bersemangat dan bertahan sampai petang. Sebagai output dari workshop literasi ini, diharapkan  akan lahir berbagai tulisan kreatif dari peserta sesuai dengan minat dan bidang yang dikuasai. Pihak sekolah pun memfasilitasi tulisan para guru untuk dipublikasikan di media massa atau diterbitkan dalam bentui buku. (Zal)