Cegah Karhutla, Wabup Kapuas Tinjau Kesiapan Personel dan Sarpras di Mapolres

AdSense New

Cegah Karhutla, Wabup Kapuas Tinjau Kesiapan Personel dan Sarpras di Mapolres

Sabtu, 17 Mei 2025

 

.


Kapuas, fajarsumbar.com – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2025, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, mengikuti Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana (Sarpras) yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda Kalimantan Tengah. Kegiatan ini digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipusatkan dari Mapolda Kalimantan Tengah.


Untuk tingkat Kabupaten Kapuas, apel berlangsung di halaman Mapolres Kapuas pada Jumat (16/05/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, serta didampingi oleh Wakapolres Kapuas, Kompol Ronny Marthus Nababan. Apel ini turut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), personel TNI-Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, Satpol PP, dan sejumlah instansi teknis lainnya.


Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Dodo juga melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla, seperti mobil pemadam, mesin pompa air, alat pelindung diri (APD), serta perlengkapan pendukung lainnya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat dalam kondisi siap pakai menghadapi situasi darurat di lapangan.


Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, dalam keterangannya usai apel menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan dan pemerintah, melainkan juga memerlukan peran aktif masyarakat.


“Penting untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar lahan secara sembarangan, membuang puntung rokok di lahan kering, atau membakar sampah tanpa pengawasan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa kejadian karhutla di Kabupaten Kapuas dalam tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi dan harus dijadikan bahan evaluasi untuk terus memperbaiki sistem respons dan pencegahan.


"Harapannya dengan kegiatan ini, kita semakin solid dan siap. Baik TNI, Polri, masyarakat, hingga Pemda harus bersatu padu menanggulangi karhutla. Semoga tahun ini, kasus kebakaran hutan dan lahan bisa ditekan seminimal mungkin," tambah AKBP Gede Eka.


Selain apel dan pengecekan sarana, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan kebakaran hutan yang melibatkan lintas sektor. Simulasi tersebut menjadi bagian dari pelatihan koordinasi teknis di lapangan agar penanganan karhutla bisa dilakukan secara cepat dan tepat.


Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan dukungannya terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla yang terpadu dan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan masyarakat serta melindungi kelestarian lingkungan dan ekosistem di wilayah Kalimantan Tengah.


Dengan persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang kuat, Kabupaten Kapuas berharap mampu menghadapi musim kemarau 2025 tanpa harus menghadapi bencana kabut asap akibat karhutla, sebagaimana yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.(dd)