![]() |
| Maymuspi bersama Indra Sjafri sang Pelatih PSSI ketika itu (foto.doc.saco) |
Padang Pariaman - Sosok AKBP (Purn) Maymuspi, SE, MM, kini muncul sebagai salah seorang kandidat kuat Ketua KONI Padang Pariaman. Ia dikenal sebagai mantan pemain aktif di berbagai cabang olahraga seperti sepak bola, voli, tenis, dan takraw.
Dia pernah dua periode menjabat sebagai Ketua Askab PSSI, tentu diyakini punya kapasitas dan nyali memimpin olahraga Padang Pariaman ke arah yang lebih progresif untuk periode 2025-2029.
"Olahraga bukan sekadar hobi, tapi ruang membangun karakter dan prestasi daerah," ujar Maymuspi, saat bercakap-cakap dengan awak media fajarsumbar.com ini di salah satu pojok warung di Pasar Kampung Dalam, pada Sabtu, (10/5/2025).
Ia mengaku maju sebagai kandidat bakal calon Ketua KONI dengan mengusung visi membangun prestasi olahraga berbasis kebersamaan.
Menurutnya, kesuksesan olahraga bukan kerja satu orang, tapi sinergi bersama antara pengurus, atlet, pemerintah, dan masyarakat.
Empat Misi Utama Maymuspi menawarkan adalah pertama meningkatkan kualitas dan kuantitas olahraga berprestasi. Kedua, menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memadai.
Ketiga, merancang pembinaan atlet bersama cabor secara berkesinambungan. Keempat, membantu pemerintah daerah dalam membuat kebijakan pembinaan olahraga.
Kesemua itu, sebut Maymuspi kelahiran Kampung Dalam 1962 ini, tentu kita menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan DPRD dan pihak swasta, untuk mendukung program olahraga daerah.
"Kita butuh Political Will, juga kemitraan dengan swasta. Jangan hanya berharap dari APBD," katanya tajam.
Maymuspi menyebutkan, salah satu program unggulan yang ia dorong adalah Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Padang Pariaman memperebutkan Piala Bupati Cup. Agenda ini rutin digelar tiap Agustus, sekaligus memeriahkan HUT RI.
Pada sisi lain masalah sarana olahraga, Maymuspi punya strategi jitu. Yakni menjalin komunikasi aktif dengan KONI Pusat dan Kemenpora demi dukungan peralatan dan pelatihan SDM.
“Kita juga akan gelar pelatihan untuk wasit dan pelatih, serta monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap semua cabang olahraga (Cabor). Yang tak aktif ? Kita SP-kan saja,” tegasnya.
Maymuspi mengakhiri dengan satu kalimat penuh makna. "Olahraga harus jadi alat pemersatu dan sumber kebanggaan Padang Pariaman. Saatnya kita bersatu demi prestasi," tuturnya.(saco).
Komentar