![]() |
| . |
Kapuas, fajarsumbar.com – Semarak Hari Jadi ke-219 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-74 Pemerintah Kabupaten Kapuas mencapai puncaknya pada Rabu (7/5) malam. Ribuan warga dari berbagai penjuru tumpah ruah memadati Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, dalam gelaran Pestaforia yang menghadirkan bintang tamu spesial: NDX A.K.A.
Duo asal Bantul, Yogyakarta, yang terdiri dari Yonanda Frisna Damara dan Fajar Ari, sukses membakar semangat penonton dengan gaya khas mereka—perpaduan musik dangdut koplo dan hip-hop yang enerjik. Lagu-lagu bertema cinta remaja seperti Sayang, Kimcil Kepolen, hingga Bantenge Metu Kandang menggema di stadion, disambut koor massal dan lantunan joget dari penonton yang mayoritas kaum muda.
Sejak sore hari, antusiasme warga sudah terasa. Ribuan pengunjung berdatangan membawa semangat pesta, memadati area stadion jauh sebelum acara dimulai. Tak hanya warga Kuala Kapuas, tapi juga dari kecamatan-kecamatan sekitar, ikut menyemarakkan malam penuh warna ini.
“Pestaforia ini adalah bentuk rasa syukur dan kebahagiaan kita bersama dalam merayakan ulang tahun Kapuas. Mari kita isi malam ini dengan semangat, tekad, dan keceriaan,” ujar Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno saat membuka acara.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya konser, sekaligus mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan seni serta budaya lokal. “Kita perlu rawat semangat kolaboratif, kompetitif, dan tentunya rasa bangga terhadap seni budaya kita. Ini adalah warisan berharga,” tegasnya.
Panggung Pestaforia malam itu juga menjadi ajang kebersamaan lintas elemen. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo beserta istri, serta jajaran Forkopimda, DPRD Provinsi dan Kabupaten, para camat, lurah, kepala desa, dan tokoh masyarakat.
Saat NDX A.K.A. naik panggung, stadion seketika berubah menjadi lautan manusia yang bersorak, berjoget, dan bernyanyi bersama. Selama lebih dari satu jam, duo ini berhasil menciptakan atmosfer konser yang semarak, hangat, dan penuh kesan.
Suasana puncak pun ditandai dengan pesta kembang api spektakuler yang menerangi langit Kuala Kapuas, menjadi simbol penutup dari malam hiburan rakyat yang akan dikenang lama oleh warga.
Dengan suksesnya acara ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan hiburan berkualitas dan memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Pestaforia 2025 bukan sekadar konser, melainkan perayaan kebersamaan dan semangat Kapuas yang terus hidup.(*)
Komentar