Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Padang Panjang Turun, Daya Beli Tetap Terjaga -->

AdSense New

Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Padang Panjang Turun, Daya Beli Tetap Terjaga

Senin, 16 Juni 2025

 

.


Padang Panjang, fajarsumbar.com – Tren penurunan harga bahan pangan terus berlanjut di Kota Padang Panjang pada minggu kedua Juni 2025. Beberapa komoditas penting mengalami penurunan harga meski tidak terlalu drastis, memberi sedikit angin segar bagi masyarakat.


Komoditas yang paling mencolok mengalami penurunan adalah terong. Harga sayuran ini merosot sebesar Rp3.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp13.000 menjadi Rp10.000/kg. Penurunan tajam ini menjadikannya salah satu bahan pangan yang paling murah dalam pekan ini.


Cabai merah, salah satu komoditas yang kerap menjadi perhatian karena fluktuasinya yang tinggi, juga mengalami penurunan harga sebesar Rp1.116. Kini cabai merah dijual dengan harga Rp30.634/kg, turun dari harga pekan sebelumnya sebesar Rp31.750/kg.


Tak hanya itu, bawang putih pun ikut menyesuaikan harga ke bawah. Dari sebelumnya Rp35.334/kg, kini harganya turun menjadi Rp33.667/kg atau mengalami penurunan sebesar Rp1.667/kg.


Selain ketiga komoditas tersebut, beberapa bahan kebutuhan pokok lainnya juga mengalami koreksi harga. Gula pasir, misalnya, mengalami penurunan tipis sebesar Rp100 dan kini dijual seharga Rp18.900/kg. Kacang kedelai turun Rp250 dari Rp11.750 menjadi Rp11.500/kg, sedangkan bawang bombai turun Rp700 menjadi Rp26.000/kg dari sebelumnya Rp26.700/kg.


Meski demikian, penurunan harga ini secara keseluruhan dinilai belum terlalu signifikan dibandingkan minggu sebelumnya. Dari total 48 jenis bahan kebutuhan pokok yang dipantau, hanya 12 komoditas yang menunjukkan perubahan harga. Enam mengalami penurunan, sementara enam lainnya justru mengalami kenaikan.


Kenaikan harga beberapa komoditas lain pun tercatat dalam laporan mingguan tersebut. Beras kualitas II naik Rp250 menjadi Rp14.750/kg, sedangkan daging ayam broiler naik Rp50 ke angka Rp30.367/kg. Cabai rawit juga mengalami kenaikan sebesar Rp500 dan kini dijual Rp26.500/kg.


Bawang merah yang selama ini menjadi salah satu komoditas strategis, turut mengalami kenaikan harga sebesar Rp833 menjadi Rp34.667/kg. Bawang daun bahkan melonjak cukup tinggi dari Rp14.000 menjadi Rp20.000/kg atau naik sebesar Rp6.000. Seledri pun ikut naik sebesar Rp5.000 menjadi Rp35.000/kg.


Kendati beberapa harga naik, daya beli masyarakat dinilai tetap stabil. Kenaikan yang terjadi belum berdampak signifikan terhadap konsumsi harian warga.


Di sisi lain, sejumlah komoditas tetap menunjukkan kestabilan harga. Beras kualitas I tetap dijual pada kisaran Rp15.750/kg. Untuk beras kualitas III, harga masih bertahan di Rp14.000/kg. Tepung terigu merk Segitiga Biru juga tak bergeming di harga Rp13.000/kg.


Stabilitas harga juga terlihat pada daging sapi yang masih dijual Rp141.667/kg. Daging ayam kampung, baik ukuran besar, sedang, maupun kecil masing-masing dijual pada kisaran Rp90.000, Rp80.000, dan Rp70.000 per kilogram.


Harga cabai hijau juga belum berubah di angka Rp34.000/kg, sementara kacang hijau dijual Rp25.333/kg. Minyak goreng kemasan sederhana masih berada pada level Rp17.000/liter, sedangkan versi premium dijual Rp22.667/liter.


Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa fluktuasi, kondisi harga bahan pokok di Padang Panjang pada pertengahan Juni ini tergolong stabil. Pemerintah setempat diharapkan terus melakukan pemantauan agar harga tetap terjangkau, terutama menjelang masa libur panjang dan hari besar keagamaan yang kerap memicu lonjakan permintaan. (syam)