AISI, Pasar Motor Domestik Stabil, Penurunan Terjadi di Sektor Ekspor -->

Iklan Atas

AISI, Pasar Motor Domestik Stabil, Penurunan Terjadi di Sektor Ekspor

Rabu, 09 Juli 2025
Naik Tipis, Penjualan Motor di Indonesia Juni 2025 Tembus 509.326 Unit. 


Jakarta – Pasar sepeda motor nasional mencatatkan pertumbuhan ringan pada Juni 2025. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total distribusi sepeda motor selama bulan tersebut mencapai 509.326 unit, naik sekitar 0,9 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencatatkan penjualan 505.350 unit.

Kinerja Penjualan Masih Fluktuatif
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penjualan motor justru mengalami sedikit penurunan. Pada Juni 2024, angka distribusi mencapai 511.098 unit, atau sekitar 0,99 persen lebih tinggi dari tahun ini.

Secara kumulatif, selama semester pertama 2025, total penjualan domestik tercatat 3.104.629 unit, mengalami penurunan sekitar 2 persen dibandingkan periode Januari–Juni 2024 yang mencapai 3.170.994 unit. Artinya, terdapat selisih sekitar 66.365 unit secara tahunan.

Tren Ekspor Turun
Tak hanya penjualan dalam negeri yang bergerak fluktuatif, ekspor sepeda motor juga mengalami penurunan. Sepanjang Juni 2025, jumlah sepeda motor yang dikirim ke luar negeri tercatat 46.096 unit, menurun sekitar 7 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski AISI tidak merinci model atau tipe motor yang paling dominan, namun berdasarkan tren tahunan, skuter matik masih menjadi favorit konsumen domestik, disusul oleh segmen motor bebek. Sementara untuk pasar ekspor, data spesifik belum diungkap.

Produsen Terus Genjot Penjualan
Untuk menghadapi tantangan pasar, berbagai produsen sepeda motor di Indonesia terus memperkenalkan model baru guna menarik perhatian konsumen. Peluncuran varian-varian anyar diharapkan mampu mendongkrak penjualan dan mendukung pencapaian target tahunan.

Selain berfokus pada desain dan fitur, sejumlah merek juga meningkatkan efisiensi bahan bakar serta menawarkan opsi ramah lingkungan untuk mengikuti tren kendaraan masa depan.(BY)