Bupati Solok Jon Firman Pandu Didapuk Jadi Waketum APKASI, Siap Perjuangkan Kepentingan Daerah -->

Iklan Atas

Bupati Solok Jon Firman Pandu Didapuk Jadi Waketum APKASI, Siap Perjuangkan Kepentingan Daerah

Jumat, 18 Juli 2025
.


Jakarta, fajarsumbar.com — Bupati Solok Jon Firman Pandu resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk masa bakti 2025-2030. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam seremoni pelantikan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (17/7/2025).


Pelantikan tersebut sekaligus menetapkan Burah Zarnubi, Bupati Lahat, sebagai Ketua Umum APKASI. Keduanya dipercaya memimpin asosiasi yang menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk menyuarakan kebutuhan dan kepentingan daerahnya.


Jon Firman Pandu menegaskan, jabatan barunya bukan sekadar gelar atau status, melainkan tanggung jawab besar untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah kabupaten dan pusat. Ia menyebut, kesempatan ini akan dimanfaatkannya untuk memperjuangkan kebijakan dan anggaran yang lebih merata bagi daerah-daerah tertinggal.


"Ini amanah. Jabatan ini saya terima bukan sebagai penghargaan pribadi, tapi sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi daerah, termasuk Kabupaten Solok, di mata nasional," ujarnya usai pelantikan.


Menurutnya, APKASI tidak boleh hanya menjadi organisasi simbolik. Ia mendorong agar asosiasi tersebut berubah menjadi ruang kolaborasi nyata, di mana kabupaten-kabupaten bisa saling bertukar gagasan dan pengalaman, khususnya dalam bidang digitalisasi pelayanan publik, penguatan sektor pertanian, dan promosi pariwisata lokal.


"Kalau kita mau maju cepat, jangan mulai dari nol. Tiru inovasi kabupaten lain yang sudah berhasil, lalu sesuaikan dengan karakter daerah kita. Itulah kekuatan dari kolaborasi dalam APKASI," katanya penuh optimisme.


Jon juga menyebut keterlibatannya di kepengurusan APKASI akan membawa dampak langsung ke masyarakat Solok. Dengan posisi strategis tersebut, ia meyakini akan lebih mudah mengakses program-program nasional dan membuka lebih banyak pintu bagi kemajuan nagari di wilayahnya.


"Ini bukan soal menambah daftar jabatan, tapi soal membuka jalan agar nagari-nagari di Solok bisa lebih diperhatikan, baik dari segi program pembangunan maupun dukungan anggaran," tegasnya.


Selama menjabat sebagai bupati, Jon dikenal aktif menjalin hubungan lintas kementerian dan lembaga di Jakarta. Upaya itu ia lakukan untuk membangun jaringan strategis yang mendukung pembangunan Kabupaten Solok secara lebih cepat dan terarah.


Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya berharap, kepengurusan baru APKASI dapat menjadi jembatan yang kuat bagi suara pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia. Ia mendorong forum internal dibentuk, agar masalah di daerah bisa diinventarisasi secara sistematis dan ditindaklanjuti dengan tepat.


"Kami ingin APKASI menjadi mitra yang aktif dalam menyampaikan aspirasi daerah ke pusat. Para bupati juga harus mencari terobosan untuk menambah pendapatan daerah, termasuk mengembangkan potensi BUMD," pesan Tito.


Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Anggota Komisi X DPR RI Sri Meliayana, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Ahmad Riza Patria, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga nasional.(Def)