Camat Payakumbuh Utara Serahkan Bantuan Program GENTING -->

Iklan Atas

Camat Payakumbuh Utara Serahkan Bantuan Program GENTING

Senin, 07 Juli 2025
.


Payakumbuh, fajarsumbar.com - Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, telah menjadi isu strategis nasional yang memerlukan perhatian khusus. Berdasarkan Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Komitmen Pemerintah semakin jelas melalui Visi "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045", khususnya pada Asta Cita yang ke 4 (empat) dan 6 (enam) dengan Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), Kesehatan, penguatan peran perempuan, pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. 


Pada tahun-tahun sebelumnya Kecamatan Payakumbuh Utara juga telah melaksanakan pemberian bantuan kepada anak-anak stunting melalui program pengumpulan donasi Limosin (lima ribu setiap senin), namun untuk menjadikan daerah zero stunting pada tahun 2025 ini tentu perlukan upaya berkelanjutan kerjasama antara Pemerintah, korporasi dan peran serta masyarakat. Sebagaimana dipahami, bahwa penyebab utama stunting meliputi kurangnya asupan gizi, pola asuh yang kurang tepat, serta keterbatasan akses sanitasi dan air bersih. Hal ini banyak terjadi pada keluarga berisiko stunting (KRS), yaitu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, pengetahuan, atau akses terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis komunitas melalui kolaborasi lintas sektor.


Kecamatan Payakumbuh Utara melalui "Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting" (Genting) hadir sebagai upaya konkrit untuk melibatkan masyarakat, lembaga non-pemerintah, dunia usaha, serta pihak lainnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui gotong royong sesuai dengan Visi tersebut. Diharapkan melalui Gerakan ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal bagi anak-anak Indonesia.


Genting ini juga dalam rangka menindak lanjuti Rakor TPPS tingkat Kota Payakumbuh dan hasil Lokakarya Mini Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kecamatan Payakumbuh Utara pada tanggal 30 Juni 2025, Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) hadir sebagai upaya konkrit untuk melibatkan masyarakat, lembaga non-pemerintah, dunia usaha, serta pihak lainnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui gotong royong sesuai dengan Visi tersebut. Diharapkan melalui Gerakan ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal bagi anak-anak Indonesia.


Berdasarkan kesepakatan pada lokakarya mini diata maka pada hari ini Senin tanggal 7 Juli 2025 Camat Payakumbuh Utara Jhony Parlin beserta tim turun langsung ke lapangan meyerahkan sebanyak 6 Paket untuk Keluarga Beresiko Stunting yang tersebar pada 5 (lima) kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Utara yaitu: 

1 . Kelurahan Ompang Tanah Sirah sebanyak 2 Paket

2. Kelurahan Balai Tongah Kota sebanyak 1 Pelet

3. Kelurahan Tigo Koto Diateh sebanyak 1 Paket

4. Kelurahan Taratak Padang Kampuang sebanyak 1 Paket

5. Kelurahan Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo sebanyak 1 Paket


Adapun peserta yang hadir dalam penyerahan bantuan berkisar 40 orang lebih terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah beserta staf sebanyak 4 (empat) OPD, Camat Payakumbuh Utara beserta staf sebanyak 4 (empat) orang, Korlap PKB dan PKB sebanyak 5 (lima) orang, Dinas instansi Kecamatan beserta staf 9 (sembilan) orang, Lurah sebanyak 9 (Sembilan) orang, Staf Kelurahan sebanyak 6 (enam) orang dan TPK menanti di lapangan sebanyak 15 (lima belas) orang.


Jenis bantuan yang diserahkan berupa Nutrisi yang terdiri dari :

Makanan bergizi                : 1 porsi

Telor                                     : 2 Tray

Susu SGM formula            : 1 Kotak (800 gram)

Beras                                    : 10 kg

Kacang padi                        : 0.5 kg


Camat Payakumbuh Utara Jhoni Parlin menyatakan pemberian bantuan ini akan dilaksanakan secara kontinue sehingga kedepan tercapai tujuan dari Program Genting ini yaitu :

1. Terwujudnya generasi yang sehat, kuat cerdas dan masyarakat terhindar dari stunting. 

2. Meningkatnya kepedulian dan peran serta masyarakat dalam mencegah stunting. 

3. Terbantunya masyarakat kurang mampu dalam pemenuhan gizi Keluarga Beresiko Stunting.


Setelah pemberian bantuan ini kedepan rencana tindak lanjut adalah akan tetap dilaksanakan monitoring secara berjenjang dan berkala melalui pendampingan dan Mini lokakarya PPS


Kontrol dari Tim TPK yang tersebar di 9 Kelurahan dan memantau bantuan memang diberikan untuk Anak Baduta Stunting dan Beresiko Stunting, kemudian memonitoring dan verval data Genting serta penginputan data di Elsimil, selanjutnya juga akan dilaksanaan Lokmin di minggu ke III Bulan Juli 2025 yg rencananya juga akan di berikan bantuan kepada anak-anak stunting yang berada di 4 (empat) Kelurahan di Payakumbuh Utara.(ul)