![]() |
. |
Padang, fajarsumbar.com – Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Senin (28/7/2025) menjadi momen penting bagi Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Dalam sidang tersebut, seluruh fraksi menyampaikan pendapat akhirnya sebelum bersama-sama mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Tahun 2025–2029.
Agenda dimulai dengan laporan gabungan Panitia Khusus (Pansus) I hingga IV yang telah membahas dokumen RPJMD bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Setelah itu, delapan fraksi DPRD secara bergiliran menyampaikan pandangan dan catatan strategis terhadap program-program yang akan dijalankan lima tahun ke depan.
Mayoritas fraksi menyatakan dukungan penuh terhadap RPJMD 2025–2029. Namun, beberapa fraksi juga menekankan perlunya pengawasan ketat agar setiap program prioritas, termasuk sembilan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, benar-benar terlaksana sesuai target.
Selain itu, isu pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas layanan dasar, dan penguatan infrastruktur menjadi sorotan utama dalam penyampaian pendapat akhir. Fraksi-fraksi menegaskan agar kebijakan berbasis Smart City, pengembangan kota sehat, serta pelestarian nilai agama dan budaya lokal benar-benar diimplementasikan secara nyata, bukan hanya tertuang di dokumen perencanaan.
![]() |
. |
Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD. Ia menegaskan bahwa RPJMD disusun secara partisipatif melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), forum perangkat daerah, dan konsultasi publik.
“Dokumen ini bukan sekadar formalitas, melainkan panduan utama pembangunan Kota Padang menuju visi lima tahun ke depan: maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan,” kata Fadly.
Fadly menambahkan, seluruh program yang dirumuskan juga telah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden RI serta delapan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan kesiapan pemerintah kota untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi fraksi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung penuh pelaksanaan RPJMD.
![]() |
. |
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menekankan bahwa proses pembahasan dilakukan secara mendalam melalui rapat kerja, kunjungan lapangan, dan diskusi gabungan antara Pansus, OPD, dan fraksi-fraksi. “Kami berharap RPJMD ini menjadi peta jalan pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rapat Paripurna ditutup dengan penandatanganan dokumen keputusan oleh Ketua DPRD bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, menandai dimulainya implementasi RPJMD 2025–2029.(Adv)