![]() |
. |
Padang, fajarsumbar.com — PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Barat berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang digelar di SMA Negeri 9 Padang, Rabu (9/7). Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat dan dibuka secara resmi oleh Kadishub Sumbar, Dedy Diantolani.
Dalam sosialisasi tersebut, Dwi Apriyanto selaku Kasubag Pelayanan Santunan Jasa Raharja menyampaikan pentingnya perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Ia menjelaskan bahwa Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang meninggal dunia, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dwi juga menekankan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya hadir pascakecelakaan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan. Edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi salah satu program utama dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas.
"Pelajar adalah agen perubahan. Kesadaran berlalu lintas harus dimulai sejak dini. Patuhi aturan, pakai helm, dan jangan bermain ponsel saat berkendara," pesan Dwi kepada para siswa.
Kegiatan diakhiri dengan sesi kuis interaktif yang diselenggarakan Jasa Raharja. Tiga siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan helm berstandar SNI sebagai simbol komitmen terhadap keselamatan di jalan raya.
Penyerahan helm dilakukan secara langsung oleh perwakilan Jasa Raharja, disambut antusias para siswa. “Helm ini bukan hanya hadiah, tapi bentuk dukungan nyata kami terhadap keselamatan pelajar sebagai calon pengguna jalan masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kadishub Sumbar Dedy Diantolani mengapresiasi kontribusi Jasa Raharja dalam mendukung kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan lembaga terkait sangat penting dalam membangun budaya tertib lalu lintas.
"Kami berharap kolaborasi antara Dishub, Jasa Raharja, dan Ditlantas Polda Sumbar terus ditingkatkan. Edukasi seperti ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transportasi yang aman dan tertib di Sumatera Barat," tutup Dedy. (*)