Mengenal Vitamin U, Senyawa Unik dari Kubis yang Kaya Manfaat -->

Iklan Atas

Mengenal Vitamin U, Senyawa Unik dari Kubis yang Kaya Manfaat

Rabu, 09 Juli 2025
Vitamin U yang terkandung dalam kale punya banyak manfaat untuk kesehatan. 


Jakarta – Mungkin kamu sudah akrab dengan berbagai vitamin seperti A, B, C, D, dan K. Tapi, pernahkah kamu mendengar tentang vitamin U? Meski namanya terdengar seperti vitamin pada umumnya, vitamin U sebenarnya bukanlah vitamin sejati, melainkan turunan dari asam amino metionin yang memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Vitamin U merupakan sebutan untuk senyawa kimia bernama S-methylmethionine sulfonium chloride (MMSC). Nama “vitamin U” berasal dari kata ulcer (tukak), karena senyawa ini awalnya digunakan dalam pengobatan tukak lambung.

Apa Saja Manfaat Vitamin U?
Walaupun tidak diklasifikasikan sebagai vitamin esensial, vitamin U tetap memiliki peran biologis yang penting, terutama dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan melindungi beberapa organ tubuh. Berikut berbagai manfaatnya:

1. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan
Salah satu kegunaan utama vitamin U adalah membantu mempercepat penyembuhan tukak lambung dan gangguan saluran cerna lainnya. Beberapa studi sejak tahun 1950-an menunjukkan bahwa konsumsi jus kubis yang mengandung vitamin U dapat mempercepat pemulihan luka pada lambung hingga lima kali lebih cepat dibandingkan perawatan konvensional. Namun, masih diperlukan riset lebih lanjut untuk memastikan bahwa efek tersebut benar-benar berasal dari vitamin U, bukan dari zat gizi lainnya dalam kubis.

2. Melindungi Organ-Organ Vital
Penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa vitamin U mampu membantu memulihkan kerusakan pada hati, mengurangi risiko gangguan ginjal, bahkan memberikan efek perlindungan pada paru-paru. Efek ini sangat menjanjikan dalam konteks pencegahan penyakit kronis yang melibatkan organ-organ penting.

3. Membantu Menurunkan Kolesterol
Beberapa riset awal juga mengindikasikan bahwa vitamin U mungkin dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Meski data ilmiahnya belum kuat dan masih perlu kajian lanjutan, potensi ini menjadi perhatian menarik dalam pengembangan terapi alternatif untuk dislipidemia (gangguan lemak darah).

4. Mempercepat Regenerasi Luka dan Lindungi Kulit
Vitamin U diduga memiliki khasiat dalam mempercepat penyembuhan luka, serta melindungi kulit dari paparan sinar UV. Studi pada jaringan hewan dan kultur sel menunjukkan bahwa senyawa ini membantu mempercepat proses regenerasi sel kulit yang rusak.

5. Sebagai Antioksidan Alami
Vitamin U juga bertindak sebagai antioksidan yang membantu menangkal efek buruk dari radikal bebas. Selain menjaga sel-sel tubuh tetap sehat, senyawa ini juga mendukung fungsi detoksifikasi hati, yang penting untuk pembersihan racun dalam tubuh.

Sumber Vitamin U dalam Makanan
Menurut informasi dari beberapa sumber medis seperti Clinikally, vitamin U bisa ditemukan secara alami pada berbagai jenis sayuran, khususnya kelompok sayuran cruciferous seperti:

Kubis

Brokoli

Kale

Kubis Brussel

Selain itu, sayuran hijau lain seperti bayam, daun lobak, selada romaine, dan asparagus juga mengandung vitamin U dalam kadar lebih rendah. Salah satu cara paling populer untuk memperoleh vitamin U adalah dengan mengonsumsi jus kubis segar.

Kesimpulan
Meski bukan tergolong vitamin esensial, vitamin U tetap memiliki berbagai manfaat potensial bagi tubuh, mulai dari mendukung pencernaan, menjaga fungsi organ, hingga mempercepat penyembuhan luka. Dengan rutin mengonsumsi sayuran hijau, kamu bukan hanya mendapatkan vitamin dan serat, tapi juga senyawa pelindung seperti vitamin U yang memberi manfaat tambahan bagi kesehatan secara keseluruhan.(BY)