PLN Padang Gelar Simulasi Tanggap Darurat dan P3K -->

Iklan Atas

PLN Padang Gelar Simulasi Tanggap Darurat dan P3K

Jumat, 11 Juli 2025
Simulasi tanggap darurat PLN UP3 Padang dengan BPBD Padang. 


Padang – Dalam upaya menanamkan budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang menggelar simulasi tanggap darurat bencana dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2025, di Aula UP3 Padang dan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

Simulasi tersebut dipandu langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, didampingi oleh Sekretaris BPBD, Robert Candra Eka Putra. Keduanya menyampaikan materi teknis sekaligus memberikan pelatihan praktik di lapangan kepada seluruh peserta.

Manager PLN UP3 Padang, Dian Widiana Kuswara, menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya kerja setiap pegawai.

> “Keselamatan bukan hanya sekadar slogan, tetapi harus menjadi pola pikir dan kebiasaan yang tertanam kuat dalam keseharian. Simulasi ini menjadi sarana penting dalam melatih kesiapsiagaan dan tanggung jawab bersama menciptakan lingkungan kerja yang aman,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyebutnya sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan institusi menghadapi situasi darurat.

> “Kesiapan menghadapi bencana harus menjadi bagian integral dari sistem kerja. Kolaborasi antara PLN dan BPBD ini merupakan bentuk sinergi strategis yang mampu meningkatkan respons cepat dan tepat dalam kondisi krisis,” terang Ajrun.

Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat mencetak insan PLN yang tangguh, sigap, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan di lingkungan kerja.

PLN berkomitmen untuk terus memperkuat pemahaman dan keterampilan seluruh pegawai dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, sebagai bagian dari transformasi budaya kerja yang adaptif, responsif, dan andal.(des*)