Tukang Ojek Ditikam Usai Antar Penumpang di Deiyai -->

Iklan Atas

Tukang Ojek Ditikam Usai Antar Penumpang di Deiyai

Senin, 28 Juli 2025
KKB Papua Tikam Tukang Ojek di Deiyai


Papua Tengah– Seorang tukang ojek bernama Aris Munandar (28) menjadi korban penikaman oleh tiga orang tak dikenal (OTK) usai mengantar penumpang di wilayah Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. 

Insiden ini diduga kuat berkaitan dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengecam keras tindakan brutal tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim investigasi untuk menyelidiki keterlibatan KKB dalam kasus ini.

"Kami mengutuk keras aksi kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Saat ini, tim investigasi telah kami terjunkan untuk memastikan apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan kelompok bersenjata yang selama ini mengganggu keamanan di wilayah Papua," ujar Faizal dalam keterangan resminya, Senin (28/7/2025).

Faizal juga memastikan bahwa korban akan mendapatkan penanganan medis terbaik. “Kami terus memantau situasi keamanan di lokasi kejadian dan menjamin penanganan intensif terhadap korban,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden terjadi saat Aris mengantar seorang penumpang perempuan menuju pasar di Deiyai. Saat dalam perjalanan, Aris sempat menyapa warga dengan membunyikan klakson motornya. Namun tak berselang lama, ia kembali dari arah pasar dalam kondisi bersimbah darah dan jatuh pingsan di depan sebuah kios.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera mengevakuasi Aris ke RSUD Waghete II. Mengingat luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Paniai untuk menjalani operasi. Luka-luka yang diderita korban dilaporkan berada di beberapa bagian tubuhnya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Ia juga mengajak warga untuk berpartisipasi dalam proses hukum dengan memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku.

“Saat ini korban masih dalam penanganan medis dan belum bisa dimintai keterangan. Satgas Ops Damai Cartenz akan terus mengawal proses pemulihan korban serta menindak tegas pelaku yang bertanggung jawab atas aksi kekerasan ini,” tutup Yusuf. (des*)