Latihan Gabungan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Laut -->

AdSense New

Latihan Gabungan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Laut

Kamis, 28 Agustus 2025

 

Pencarian ABK hilang di Pessel.


Padang– Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penanganan bencana, khususnya di daerah rawan seperti Sumatera Barat. “Latihan gabungan di Sumatera Barat bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergi antarinstansi,” ujarnya saat memantau latihan kesiapsiagaan menghadapi kecelakaan kapal di Dermaga Bungus, Kota Padang, Selasa (27/8).

Noer Isrodin menekankan bahwa Sumatera Barat termasuk wilayah yang rentan terhadap berbagai bencana, mulai dari letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, hingga kecelakaan laut. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan langkah mitigasi yang seragam antarinstansi. Basarnas sendiri telah menempatkan dua kapal besar di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kota Padang, dilengkapi Rigid Inflatable Boat (RIB) serta sejumlah peralatan pendukung lainnya. Namun, ia menambahkan, dukungan dari pihak eksternal seperti TNI AL, Kepolisian Perairan dan Udara, serta Kementerian Perhubungan tetap sangat diperlukan untuk memperkuat penanganan kecelakaan laut di Sumbar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di sektor maritim. “Latihan gabungan ini tidak hanya soal koordinasi, tetapi juga memperkuat perlindungan bagi masyarakat Ranah Minang,” ujarnya. Menurut Vasko, kesiapsiagaan tidak cukup hanya melalui latihan, tetapi juga membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Pemprov Sumbar pun telah mengusulkan penambahan fasilitas utama, termasuk helikopter, untuk mendukung operasi Basarnas. “Kami sudah menyampaikan permintaan penempatan helikopter di Sumbar agar respons terhadap bencana bisa lebih cepat,” katanya.(des*)