![]() |
| . |
Padang, fajarsumbar.com – Musyawarah Daerah (Musda) Komunitas Taft Diesel Indonesia (TDI) Sumatera Barat yang digelar di Talago Pakih Waterpark, Tabek Patah, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (16/8/2025), berlangsung sukses dan penuh keakraban. Dari forum tersebut lahir keputusan penting: Yopie Sistria resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum TDI Sumbar periode 2025–2030.
Keputusan penetapan dilakukan secara aklamasi setelah seluruh perwakilan anggota dari berbagai daerah menyepakati kepemimpinan Yopie untuk lima tahun ke depan. Ia akan didampingi Fakhrul Yogi dan Reza Ade sebagai sekretaris umum, sementara posisi bendahara umum dipercayakan kepada Slamet Alivi.
Untuk memperkuat koordinasi di tingkat daerah, musda juga menghasilkan susunan koordinator wilayah (korwil). Di antaranya, David Key dipercaya sebagai Korwil Padang, Arif memimpin Bukittinggi, Randy Anrean di Tanah Datar, Emrizal Tami di Solok, Ronald untuk wilayah Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Peri Dayak di Dharmasraya, serta Ladira Andhika di Pasaman.
Ketua Panitia Musda, Mangku Buana, dalam keterangan persnya, Kamis (28/8/2025), menyampaikan bahwa Musda kali ini tidak hanya membahas kepemimpinan baru, tetapi juga menyepakati sejumlah aturan organisasi. Salah satunya terkait iuran anggota. “Mulai periode ini, iuran bulanan ditetapkan sebesar Rp20 ribu per anggota. Sementara untuk anggota baru, dikenakan biaya pendaftaran Rp350 ribu,” jelasnya.
Dengan iuran awal tersebut, anggota baru akan memperoleh paket perlengkapan identitas komunitas seperti stiker TDI Sumbar, stiker IOF Pengda Sumbar, stiker nomor lambung, serta satu kaos resmi TDI Sumbar. Setelah resmi menjadi anggota, kewajiban finansial mereka sama dengan anggota lama, yakni hanya membayar iuran bulanan Rp20 ribu.
Mangku menambahkan, iuran anggota bukan sekadar formalitas, tetapi memiliki peran penting untuk mendukung aktivitas organisasi. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial seperti bantuan bagi korban bencana alam, dukungan pendidikan, dan bantuan kesehatan. Selain itu, dana iuran juga digunakan untuk hal-hal yang mempererat solidaritas anggota, seperti mengirim karangan bunga, menghadiri acara pernikahan sesama anggota, menjenguk anggota yang sakit, hingga menjamu tamu komunitas dari luar daerah.
“Seluruh penggunaan dana akan diarahkan pada kegiatan yang memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Itu bagian dari semangat ‘Beyond Friendship’ yang menjadi jargon TDI Sumbar,” kata Mangku.
Lebih jauh, Mangku menegaskan bahwa loyalitas anggota tidak hanya diukur dari iuran. Partisipasi aktif dalam kegiatan di tingkat korwil juga menjadi penilaian penting. Ia menyebutkan, setiap anggota diharapkan hadir minimal tiga kali dalam kegiatan yang digelar di wilayahnya masing-masing. Kehadiran itu dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa memiliki sekaligus menjaga hubungan persaudaraan antaranggota.
Sementara itu, Ketua terpilih TDI Sumbar, Yopie Sistria, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan, keputusan Musda akan segera ditindaklanjuti dengan pembentukan kepengurusan lengkap. Namun, untuk pengukuhan resmi, pihaknya akan lebih dahulu menggelar rapat bersama pembina dan pengurus terpilih dari berbagai korwil.
“Insya Allah, pengukuhan pengurus TDI Sumbar periode 2025–2030 akan dilaksanakan pada 24 Desember 2025 di Pariaman, bertepatan dengan momentum libur nasional sehingga memungkinkan anggota dari berbagai daerah hadir,” ujar Yopie.
Ia juga menekankan bahwa TDI bukan sekadar komunitas otomotif, melainkan wadah silaturahmi dan kebersamaan. Menurutnya, kendaraan Taft Diesel hanyalah medium untuk mempererat persaudaraan dan menggalang kegiatan sosial. “Kita ingin menjadikan TDI Sumbar sebagai komunitas yang solid, bermanfaat bagi anggota, sekaligus hadir untuk masyarakat,” tambahnya.
Musda 2025 ini sekaligus menegaskan konsistensi TDI Sumbar dalam mengembangkan organisasi dengan prinsip kekeluargaan. Dengan kepengurusan baru, anggota berharap komunitas ini semakin aktif, baik dalam kegiatan otomotif maupun kontribusi sosial di Sumatera Barat.
“Beyond Friendship” yang menjadi motto TDI Sumbar diyakini bukan hanya slogan, melainkan semangat yang akan terus hidup dalam setiap langkah organisasi. Dengan kepemimpinan Yopie Sistria, komunitas ini diharapkan mampu melangkah lebih maju, menjaga persaudaraan, serta tetap hadir dalam setiap dinamika sosial masyarakat.(R-Dz)
Komentar