![]() |
Drs.H.Nizar sang pemilik Homestay Nusantara, Mengkapan Buton, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, Provinsi Riau (foto.dok.saco) |
Buton Siak - Tidak banyak yang menyangka, seorang guru yang pernah puluhan tahun mengabdi di ruang kelas, kini menjelma menjadi pengusaha perhotelan di kampung kecil di Sungai Apit. Dialah Drs.H.Nizar, pria kelahiran 1968 asal Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Awalnya, kehidupan Nizar sederhana. Ia mengajar di beberapa SMP hingga terakhir di SMAN 3 Sungai Apit selama delapan tahun.
Selain itu, ia juga menekuni usaha kecil-kecilan. "Kita memulai memiliki dan mengelola kebun sawit dan rumah makan (RM) "Selera Nusantara" Buton di Jalan Lintas Timur Sumatera," ucapnya kepada Wartawan fajarsumbar.com, pada Rabu (27/08/2025).
Namun, inspirasi besar hadir dari kebutuhan sederhana. Suatu ketika, beberapa teman meminta bantuan tempat tinggal sementara. Kebetulan Nizar memiliki rumah dua lantai. Dari situlah ide penginapan muncul.
Nizar menuturkan, pada tahun 2019, lantai dua rumahnya resmi disulap menjadi Homestay Nusantara Buton dengan tujuh kamar, dua ber-AC dan lima berkipas angin.
Meski sederhana, penginapan itu menjadi jawaban atas kebutuhan singgah para penumpang yang kerap tertinggal kapal roro atau fery tujuan dari Buton ke Meranti Selat Panjang, Tanjung Balai, Tanjung Pinang maupun Batam, maupun pekerja di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).
Perjalanan bisnis ini tak berhenti. Tiga tahun berjalan, tingkat hunian meningkat. Akhir 2023, Nizar memberanikan diri membangun gedung baru di samping rumahnya dengan 18 kamar full fasilitas AC dan kamar mandi dalam.
Nuansanya dibuat nyaman, bak hotel kota besar, meski berada di jantung kampung Mengkapan, Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau ini.
Kini, Homestay Nusantara Buton menjelma sebagai titik singgah favorit di Sungai Apit. Para tamu merasa terbantu, ekonomi kampung ikut bergerak. Dan, Nizar membuktikan bahwa dari desa pun bisa lahir pengusaha perhotelan berkelas.
“Alhamdulillah, banyak tamu merasa puas. Dari sinilah saya semakin yakin, usaha ini bukan hanya rezeki untuk saya, tapi juga untuk orang kampung,” ungkap Nizar dengan senyum sederhana di ruang tamu penginapan Homestay Nusantara miliknya.(saco).