![]() |
| Kebakaran terjadi di Pasar Silungkang, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto pada Sabtu (9/8/2025). Hingga jam 8 pagi tadi beberapa mobil pemadam masih terlihat memadamkan sisa kebakaran. (Ist) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com – Api membubung tinggi disertai asap pekat membelah langit malam, membuat suasana Sabtu dini hari di Kota Sawahlunto berubah mencekam. Puluhan warga berlarian menuju Pasar Nagari Silungkang, Kecamatan Silungkang, setelah terdengar kabar bahwa pusat perekonomian nagari itu dilalap si jago merah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.27 WIB di Pasar Nagari Silungkang, yang berlokasi di Desa Silungkang Tigo, tepatnya di Jalan Guguok Rayo. Dalam hitungan menit, api yang diduga berasal dari salah satu kios langsung merambat dan membakar deretan lapak yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Saksi mata mengaku terkejut ketika melihat kobaran api yang begitu cepat membesar. “Tiba-tiba saja api sudah tinggi, kami semua panik. Yang bisa kami selamatkan hanya barang seadanya,” ujar salah satu pedagang yang kiosnya berada tak jauh dari titik awal kebakaran.
Warga setempat bahu-membahu membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Ada yang mengangkut ember berisi air dari rumah-rumah sekitar, ada pula yang mencoba memecahkan kaca kios untuk mengurangi penyebaran api. Namun, angin malam yang bertiup cukup kencang membuat kobaran semakin sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran dari Kota Sawahlunto segera tiba di lokasi beberapa menit setelah menerima laporan. Armada pemadam dari pos terdekat dibantu mobil tangki suplai air dikerahkan untuk memutus jalur api. Upaya ini memakan waktu cukup lama mengingat kondisi pasar yang padat dan akses masuk yang terbatas.
Akhirnya api berhasil dikuasai dan mencegahnya merambat lebih luas lagi.Meski demikian, sebagian besar kios di blok utama pasar hangus dilalap api.
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah kios yang terbakar maupun total kerugian yang dialami pedagang. Petugas kepolisian telah memasang garis polisi di beberapa titik untuk memudahkan proses olah TKP. Sementara itu, sejumlah pedagang terlihat memeriksa sisa-sisa barang dagangannya yang sudah menjadi abu.
Kebakaran ini menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha di Silungkang, mengingat pasar tersebut merupakan salah satu pusat ekonomi tradisional yang ramai setiap harinya.
Banyak warga yang menggantungkan mata pencaharian mereka di pasar ini, mulai dari pedagang kebutuhan pokok hingga penjual pakaian dan perlengkapan rumah tangga.
Beredar pula video amatir di media sosial yang merekam detik-detik saat api berkobar hebat. Dalam video itu, terdengar suara warga yang saling berteriak mengingatkan bahaya, sementara di kejauhan sirene mobil damkar meraung-raung menembus kegelapan malam.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap korban terdampak serta mengkoordinasikan bantuan darurat bagi pedagang yang kehilangan lapak. Pemerintah Kota Sawahlunto berjanji akan segera menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah pemulihan pasca-kebakaran di Pasar Silungkang.(ton)
Komentar