Padang Pariaman- Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) V mulai melakukan rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci Ladang Laweh di Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Proyek tahun ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar.
“Kondisi irigasi ini sebelumnya mampu mengairi ribuan hektare sawah di beberapa kecamatan, namun rusak parah akibat curah hujan tinggi beberapa tahun terakhir,” ujar Kepala BWSS V, Naryo Widodo, saat meninjau lokasi, Selasa (26/8). Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proses rehabilitasi agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyambut positif langkah ini. Ia menekankan bahwa kerusakan irigasi selama ini berdampak signifikan terhadap sektor pertanian dan perikanan. “Kami bersyukur, meski anggaran terbatas, Padang Pariaman mendapat bantuan ini. Rehabilitasi ini akan sangat membantu pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kerusakan jaringan irigasi sebelumnya memengaruhi sekitar 1.800 hektare lahan pertanian di empat kecamatan. Petani terpaksa mengubah jenis tanaman, sementara produksi padi dan ikan budidaya menurun drastis. Wali Nagari Sicincin, Febriwendi Firdaus, menambahkan bahwa curah hujan ekstrem tidak hanya merusak irigasi, tetapi juga menyebabkan beberapa rumah warga ambruk akibat arus banjir.
“Kami, baik pemerintah nagari maupun masyarakat, siap mendukung penuh proses rehabilitasi ini. Kami berharap irigasi segera pulih agar ekonomi warga, khususnya petani dan pembudidaya ikan, kembali bangkit,” kata Febriwendi.(des*)
Komentar