Yori Antar Kegiatan Ini Membuka Jalan Agar Kawasan Seribu Rumah Gadang Ini Segera Diresmikan Presiden -->

AdSense New

Yori Antar Kegiatan Ini Membuka Jalan Agar Kawasan Seribu Rumah Gadang Ini Segera Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Agustus 2025

 

Pegiat wisata nasional ini foto bersama didepan menara songket hasil karya arsitek Yori Antar. (Abg

Solsel, fajarsumbar. com - Ratusan pegiat wisata nusantara kunjungi Kawasan Seribu Rumah Gadang (KSRG) Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, (Sumbar).


Kunjungan itu bertemakan " Minang Kabau Ma Imbau" Taragak Pulang Kampuang" dikomandoi oleh arsitek nasional Yori Antar, tak tanggung tanggung Mas Yori pun memboyong mantan Gubernur Bank Indonesia Miranda Goeltom ke Kawasan Seribu Rumah Gadang.Sabtu (16/8/2025). 

Yori Antar merupakan salah satu tokoh pembawa bantuan Revitalisasi Kawasan Seribu Rumah Gadang Nagari Koto Baru tahun 2018 yang lalu. 

Selaku orang kepercayaan Yayasan Tirto  Utomo,  Yori Antar pegiat Uma Nusantara itu sangat bertanggung jawab dengan program Revitalisasi itu, sehingga Mas Yori sering bolak balik ke kawasan Seribu Rumah Gadang untuk memantau kondisi KSRG itu. 

Yori Antar selalu membuat program program agar kepercayaan yang diberikan oleh Yayasan Tirto itu berjalan sesuai rencana. 

Pegiat Pariwisata Sumbar Notrins Napilus mengatakan, kegiatan ini rutin mereka. lakukan setiap tahun dan kegiatan ini bermotto Minang Maimbau dan Taragak Pulang Kampuang"

Ada beberapa agenda mereka datang ke Kawasan Seribu Rumah Gadang, Solok Selatan dan Sumpu termasuk memperingati HUT RI ke 80, mereka juga menggelar pawai alegoris semua rombongan memakai pakaian adat Minang Kabau, ke eso kan harinya mereka juga menggelar upacara HUT RI di halaman rumah gadang suku Bariang, Nagari Koto Baru.

Sementara arsitek nasional Yori Antar juga mengatsksn, Kita setiap 17 Agustus selalu menggelar kegiatan di pelosok pelosok yang rumah adatnya di bangun, Ini menunjukan bahwa komitmen yayasan betul betul untuk melahirkan dan menciptakan wisata yang handal," ucap Yori

Yori didampingi pegiat pariwisata Sumbar  asal Muaralabuh Nofrins Napilus menjelaskan, pada tahun 2015 yang lalu perjuangan Mas Yori untuk membawa ratusan milyar anggaran ke Nagari Koto Baru ini sangat susah dan berkat kepiawaian bantuan itu disetujui sebanyak 35 unit, bantuan revitalisasi rumah gadang dari Kementrian PU-PR dan 5 unit dari Yayasan Tirto Utomo. 

Program ini tidak hanya memberi bantuan dan revitalisasi rumah gadang saja, selain itu masyarakat harus menjadi pelaku wisata, sehingga rumah bantuan ini bisa dipergunakan untuk Hom Stay, dan bisa menjadikan ekonomi lebih bergairah," ajaknya. 

Uniknya menginap di rumah gadang, bisa  bertukar cerita narasi-narasi cerita narasi narasi budaya, dan ini bedanya  tidak ada di dalam hotel-hotel bintang 5 sekalipun, dan ini yang pasti menjadi pariwisata yang bisa disebut lebih lebih punya impact sosial budaya.

Pemilik rumah juga tetap tinggal di sini tapi mereka yang mendapat kelak nanti kalau ada pariwisata booming mereka jadi pariwisata bukan menjadi penonton

Kegiatan ini juga membuka jalan agar Kawasan Seribu Rumah Gadang ini segera di resmikan oleh Presiden RI.

Pegiat Pariwisata Sumbar Nofrins Napilus mengatakan.dan mengucapkan terima kasih kepada yayasan Tirta Utomo, Uma Nusantara dan PUPR yang telah memberikan peluang wisata kepada masyarakat Solok Selatan Nagari Koto Baru pada umumnya.(Abg