![]() |
| Ketua Tim Percepatan MBS dan Ketua Asyiyah Limo Kaum foto bersama dengan para santri |
Tanah Datar, fajarsumbar.com - Ketua Tim Percepatan Pembentukan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Limo Kaum, Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, SH, MH, melakukan kunjungan ke asrama Muhammadiyah Boarding School, Selasa (2/9/25).
Dalam kunjungan itu, Mustafa Akmal didampingi anggota Tim yang juga pembina asrama Panti Asuhan H. Yunan, serta Ketua Aisyiyah Limo Kaum Ulfah Hanum, SE. Kegiatan diawali dengan shalat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan makan sate bersama, yang dibawa langsung oleh Ketua Aisyiyah Limo Kaum.
Sebelum dialog dan silaturahmi, pembina asrama Ustadz Andra memaparkan, pola pembinaan yang diterapkan bagi para santri. "Santri dibiasakan bangun lebih awal, untuk melaksanakan shalat tahajud dan shalat Subuh berjamaah, sebelum mengikuti proses belajar di sekolah," ujarnya.
Selain itu, sampai Ustadz Andra, santri juga diarahkan untuk menghafal Al-Qur’an, bahkan ditargetkan sudah menguasai dua juz hafalan ketika duduk di kelas VII. Mereka juga diwajibkan setoran ayat secara rutin kepada pembina asrama.
"Kedisiplinan ibadah dan hafalan Al-Qur’an ini menjadi pondasi penting, agar santri terbiasa dengan kehidupan Islami sejak dini," sampainya.
Sementara itu, H. Yunan yang juga Pembina Panti Asuhan Muhammadiyah berharap, para santri dapat menjaga semangat belajar dan terus berupaya menjadi generasi Qur’ani yang tangguh. Ia juga mengingatkan agar para santri tidak hanya rajin dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pesannya, H. Yunan menekankan agar para santri senantiasa menghormati para guru dan pembina, karena ridha Allah terletak pada ridha orang tua dan guru. “Apa yang diarahkan pembina hendaknya dijalani dengan ikhlas, karena semua itu untuk kebaikan anak-anak sendiri di masa depan,” tuturnya.
Sedangkan, Ketua Aisyiyah Limo Kaum, Ulfah Hanum berpesan, agar santri bersungguh-sungguh mengikuti arahan pembina dan tidak merasa berat atau mendongkol terhadap bimbingan yang diberikan. "Bahwa Aisyiyah akan terus mendukung program pembinaan di MBS Limo Kaum, karena melahirkan generasi Qur’ani adalah cita-cita bersama," ungkapnya dengan bangga.
"Kami berharap anak-anak bisa tumbuh dengan akhlak mulia, ilmu yang bermanfaat, serta menjadi kebanggaan orang tua dan umat," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Percepatan Pembentukan MBS Limo Kaum, Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, menyebutkan, kedatangannya untuk melihat dari dekat kegiatan para santri di asrama. Dan juga memastikan pembinaan yang dilakukan sudah sejalan dengan cita-cita pembentukan MBS Limo Kaum, sebagai lembaga yang menyeimbangkan ilmu pengetahuan, ibadah, dan tahfidz Al-Qur’an.
Sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para pembina asrama. Menurutnya, dedikasi pembina sangat besar dalam membentuk karakter dan kedisiplinan santri.
Mustafa Akmal juga memberikan apresiasi khusus kepada Muhammad Rayhan, salah seorang santri yang berhasil meraih Juara 2 MTQ Tingkat Kecamatan Tanjung Emas. "Prestasi Rayhan adalah kebanggaan kita semua. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus berprestasi, baik dalam bidang agama maupun pendidikan," ungkapnya.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan dialog dan silaturahmi bersama santri, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh motivasi. (**)
Komentar