Pemkab Kapuas Luncurkan Program Kapuas Mengaji, Libatkan 2.000 Peserta Didik

AdSense New

Pemkab Kapuas Luncurkan Program Kapuas Mengaji, Libatkan 2.000 Peserta Didik

Sabtu, 06 September 2025
Ribuan masyarakat hadiri penutupan MTQH ke-47 Tingkat Kabupaten Kapuas.


Kuala Kapuas, fajarsumbar.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, resmi meluncurkan Program Kapuas Mengaji yang diikuti sebanyak 2.000 peserta didik dari sekolah, madrasah, hingga pondok pesantren. Pencanangan program berlangsung di halaman Masjid Agung Al Mukkaram Amanah Kuala Kapuas,  Sabtu (6/9/2025) malam.


Ketua Umum LPTQ Kapuas, Suwarno Muriyat, mengatakan ribuan peserta tersebut terdiri dari 1.000 pelajar sekolah di Kota Kuala Kapuas dan 1.000 peserta dari madrasah serta pondok pesantren. “Harapannya, program ini menjadikan mengaji sebagai budaya di kalangan peserta didik, bukan hanya membaca, tetapi juga mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.


Program Kapuas Mengaji digagas oleh Dinas Pendidikan Kapuas bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama, LPTQ, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Menurut Suwarno, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Pemkab Kapuas dalam program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar.


Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-47 Tingkat Kabupaten Kapuas. Ajang MTQH kali ini mempertandingkan 22 cabang lomba, baik putra maupun putri, dengan peserta sebanyak 530 orang dari 17 kecamatan.


“Seluruh cabang lomba telah selesai dilaksanakan hingga sore hari pukul 17.00, hanya tersisa penilaian cabang terakhir, yaitu Khat Al-Qur’an. Pengumuman juara dan penyerahan piala serta piagam akan dilakukan pada esok hari,” jelas Suwarno.


Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, yang turut hadir, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga dirangkaikan dalam acara tersebut jangan sekadar dijadikan seremonial. “Momentum ini harus menjadi pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, jujur, sederhana, dan berjiwa kepemimpinan,” katanya.


Ia berharap peringatan Maulid dan pelaksanaan MTQH dapat memperkuat iman, ukhuwah, serta membangun masyarakat Kapuas yang religius, rukun, dan sejahtera.


Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, dewan hakim, serta para peserta yang telah berpartisipasi. Menurutnya, MTQH bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam dan wadah pembinaan generasi muda.


“Saya berharap lahir generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.(iL)