Rumah dan Warung di Padang Ludes Terbakar, Kerugian Rp80 Juta

AdSense New

Rumah dan Warung di Padang Ludes Terbakar, Kerugian Rp80 Juta

Sabtu, 06 September 2025

Padang – Sebuah rumah beserta warung milik warga di Jalan Fisika, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, hangus dilalap api pada Jumat (5/9/2025) sore, sekitar pukul 15.42 WIB.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat percikan api muncul dari sebuah warung di depan rumah korban.

“Laporan kami terima pukul 15.42 WIB. Tiga menit kemudian tim langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.55 WIB,” ujarnya.

Petugas gabungan berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.23 WIB setelah melakukan upaya maksimal. Dalam operasi ini, Damkar Padang menurunkan tiga unit mobil pemadam, ditambah satu unit bantuan dan satu unit komando dari Semen Padang, dengan total 50 personel.

“Lokasi kebakaran berada di area padat penduduk dengan akses jalan sempit, sehingga cukup menyulitkan tim di lapangan. Namun berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan sekitar,” tambah Rinaldi.

Rumah dan warung milik Netti (47), seorang pedagang, ludes terbakar dengan luas area terdampak sekitar 8 x 10 meter persegi. Meski begitu, tiga penghuni rumah termasuk Netti berhasil menyelamatkan diri tanpa luka.

“Namun, mereka kini terpaksa mengungsi karena kondisi rumah sudah tidak layak ditinggali,” jelasnya.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp80 juta. Sementara itu, aset lain di sekitar lokasi senilai sekitar Rp1,5 miliar berhasil diamankan.

“Api sempat mengancam empat bangunan lain yang dihuni tiga kepala keluarga dengan total tujuh jiwa. Untungnya, api dapat segera dijinakkan sehingga kerugian besar berhasil dihindari,” ungkap Rinaldi.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api pertama kali muncul dari area warung.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api,” tutupnya.(des*)