![]() |
| . |
Dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (5/04/2025) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.
Pada kesempatan itu, Remon Lapisa, menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Zul Asfi Lubis, S.Ag., M.Ag. (Analis Kebijakan Ahli Muda Bina Mental Spiritual Kesra Pemko Padang) sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) pada Jumat pagi ini.
Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Ustaz Zul Asfi Lubis, dengan ceramahnya bertajuk "Bangkit Bersama dalam Iman: Menyikapi Kondisi Indonesia dengan Hati yang Bersih" menyampaikan bahwa Allah memberikan contoh perbandingan tentang suatu negeri yang aman dengan rezeki yang melimpah dengan penuh keberkahan tetapi yang sangat sayang sekali di negeri itu justru penduduknya dan pengelolanya kufur atas nikmat Allah tersebut.
Di negeri itu setiap bertambah rezekinya bertambah pula kufurnya; setiap bertambah hartanya bertambah pula kufurnya. Bagi kita umat yang berpikir, maka kita telah diberikan suatu perbandingan dengan negeri tersebut," tambah Ustaz Zul Asfi Lubis.
Lebih lanjut Ustaz Zul Asfi Lubis, menegaskan apakah negeri dengan rezeki dan harta yang melimpah dan orang-orangnya atau masyarakatnya yang kufur atas nikmat tersebut adalah negeri kita?
"Allah mengingatkan, jika Rasulullah sudah wafat apakah kamu kembali kepada zaman jahiliyah, kembali murtad, kembali zalim, kembali jadi penindas atau tetap istiqamah di jalan Allah," tukuk Ustaz Zul Asfi Lubis.
Pada kesempatan itu, Ustaz Zul Asfi Lubis, menyampaikan bahwa sehebat-hebatnya seorang pendusta, dia tidak akan bisa mendustai semua orang, kecuali hanya bisa mendustai satu orang secara berulang-ulang.(ET)
Komentar