![]() |
| H. Elizar foto bersama setelah pembukaan MTQ ke VI tingkat Kecamatan Lintau Buo |
Tanah Datar, fajarsumbar.com - Pergelaran MTQ ke-VI di Kecamatan Lintau Buo menjadi penutup rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar yang telah bergulir sejak Juni lalu.
Acara pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Lintau Buo yang berlangsung meriah itu, dibuka Bupati Tanah Datar diwakili Asisten Satu Sekretariat Daerah, H. Elizar, yang dilaksanakan di mimbar utama halaman kantor Wali Nagari Taluak, Kamis (30/10/25).
Asisten Satu Elizar dalam sambutannya sampaikan, ditengah efisiensi di semua lini, kegiatan terkait keagamaan tetap menjadi prioritas Pemerintah Daerah. Dan hsl ini sejalan dengan program 1 rumah 1 Hafizh/hafizah, yang menjadi unggulan di Tanah Datar.
"Dengan adanya MTQ ini, agar para qari/qariah diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuannya, supaya bisa untuk mengharumkan nama Tanah Datar di tingkat yang lebih tinggi nantinya," ujar Elizar.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Amril, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, atas inisiasi dan kerja keras dalam menyelenggarakan MTQ. Selain sebagai agenda rutin, kegiatan ini secara konsisten melestarikan filosofi luhur yang mengakar di Minangkabau yaitu Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah.
H. Amril dalam sambutannya menegaskan, bahwa MTQ jauh melampaui sekadar arena perlombaan, melainkan sebuah momentum krusial bagi refleksi keumatan. Dan menekankan, pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"MTQ adalah momentum refleksi spiritual, sebuah syiar Islam yang bertujuan memuliakan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Tujuan utama kita adalah menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, tidak hanya indah dalam lantunan, tetapi meresap dalam hati dan tercermin dalam perilaku (akhlak) kita sehari-hari," sebutnya.
Perhelatan MTQ Tingkat Kecamatan ini sejalan penuh dengan salah satu fokus utama Kementerian Agama, yaitu Penguatan Pendidikan Agama dan Keagamaan, serta Penguatan Moderasi Beragama melalui pemahaman dan pengamalan Al-Qur'an yang damai.
"Kami berharap, kegiatan MTQ ini dapat menjadi katalisator yang mendorong seluruh masyarakat, khususnya generasi muda di Lintau Buo, untuk lebih giat lagi menjadi ahli Al-Qur'an," pungkas H. Amril. (*/F12)
Komentar