Gubernur Mahyeldi Tambah Ruang Kelas Baru untuk SMAKPA Padang -->

AdSense New

Gubernur Mahyeldi Tambah Ruang Kelas Baru untuk SMAKPA Padang

Sabtu, 08 November 2025

 

.

Padang, fajarsumbar.com – Komitmen Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) H. Mahyeldi Ansharullah terhadap kemajuan dunia pendidikan kembali dibuktikan. Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 SMK-SMAK Padang (SMAKPA), Gubernur Mahyeldi menyatakan akan menambah fasilitas serta ruang kelas baru demi meningkatkan mutu dan daya tampung sekolah kejuruan unggulan tersebut.


Pernyataan itu disampaikan Mahyeldi saat menjadi pembicara dalam Talkshow Inspiratif bertema “Berkarya, Unggul di Vokasi, Terdepan di Industri” yang digelar di Aula SMAKPA Padang, Jumat (7/11/2025).


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyoroti tingginya minat lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan di SMAKPA. Dari 16.000 pendaftar, hanya sekitar 250 siswa yang diterima. Menurutnya, fakta ini menandakan kualitas dan daya tarik sekolah yang berada di bawah binaan Kementerian Perindustrian itu sangat tinggi.


“Dengan banyaknya peminat dan tingginya kebutuhan tenaga kerja industri, kita harus menambah ruang kelas baru. SMAKPA telah terbukti mencetak lulusan berkualitas, di mana 85 persen alumninya langsung terserap di dunia industri,” ujar Mahyeldi disambut tepuk tangan hadirin.


Mahyeldi langsung menginstruksikan Dinas Pendidikan Sumbar untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Kementerian Perindustrian guna merealisasikan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) tersebut. “Kami ingin agar perluasan fasilitas ini segera ditindaklanjuti. Harapannya, daya tampung meningkat dan semakin banyak anak muda Sumbar mendapat kesempatan belajar di sekolah unggulan ini,” tambahnya.


Lebih jauh, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa keberadaan SMAKPA Padang memiliki prospek cerah bagi kemajuan daerah. Selain menyiapkan tenaga kerja siap pakai, sekolah ini juga melahirkan calon pemimpin masa depan. “Banyak lulusan SMAKPA yang sukses di berbagai bidang. Bahkan Rektor Universitas Negeri Padang saat ini adalah salah satu alumninya,” ungkapnya dengan bangga.


Di hadapan ratusan siswa, Mahyeldi juga menekankan pentingnya pendidikan vokasi sebagai pondasi pembangunan ekonomi nasional. Ia mengatakan, tenaga terampil dari SMK memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan industri dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. “Memilih SMAKPA adalah langkah tepat untuk masa depan. Kalian adalah generasi yang siap kerja, siap bersaing, dan menjadi penggerak industri Indonesia,” katanya.


Lebih lanjut, Mahyeldi menyinggung pentingnya pengembangan sektor industri hijau di Sumatera Barat. Ia menilai, masa depan ekonomi daerah harus berpijak pada konsep green industry dan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). “Sumbar memiliki potensi besar dari air, panas bumi, surya, dan angin. Kita ingin menjadikan Sumbar sebagai pusat investasi energi hijau dan industri digital yang berkelanjutan,” ujarnya.


Sementara itu, Inspektur I Kementerian Perindustrian RI, Dewi Setiawati, ST, M.SE., yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut baik rencana penambahan ruang kelas baru di SMAKPA Padang. “Kami sepakat bahwa pembangunan RKB ini sangat mendesak, agar kualitas dan akses pendidikan semakin meningkat. Usulan ini akan segera kami bahas di Kementerian Perindustrian,” ungkapnya.


Menurut Dewi, pembangunan ruang kelas baru bukan hanya soal penambahan fasilitas fisik, tetapi juga bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi siswa berprestasi. “Program ini untuk meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan vokasi, terutama di sekolah yang peminatnya tinggi seperti SMAKPA,” jelasnya.


Kepala Sekolah SMK-SMAK Padang, Drs. Nasir, dalam laporannya menjelaskan bahwa sistem penerimaan peserta didik baru (SPMB) SMAKPA dilakukan melalui jalur JARVIS (Jalur Penerimaan Vokasi Industri), yang terdiri dari tiga jalur: Prestasi, Mandiri, dan Bersama. Tahun ini, jumlah pendaftar mencapai 4.777 orang dengan hanya 289 yang diterima, terdiri dari 87 siswa laki-laki dan 202 perempuan.


“Dengan rasio 1:16, SMAKPA menjadi sekolah dengan animo tertinggi di bawah BPSDMI. Dari total lulusan, 85 persen langsung diterima bekerja di berbagai industri, sementara sisanya melanjutkan ke perguruan tinggi. Artinya, lulusan SMAKPA tidak ada yang menganggur,” terang Nasir.


Ia berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat menambah ruang kelas baru setiap tahunnya, mengingat minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi di SMAKPA terus meningkat. “Tambahan RKB sangat dibutuhkan agar lebih banyak generasi muda bisa menempuh pendidikan di sini,” ujarnya.


Acara Talkshow Inspiratif dalam rangka HUT ke-61 SMAKPA Padang tersebut juga dihadiri Rektor Universitas Negeri Padang Krismadinata, Forkopimda Sumbar, perwakilan Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, komite, tenaga pendidik, serta ratusan siswa yang akan diwisuda. Momen ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Sumbar yang berdaya saing tinggi.(*)