John Kenedy Azis Tetapkan Padang Pariaman Status Tanggap Darurat Banjir Menerjang

AdSense New

John Kenedy Azis Tetapkan Padang Pariaman Status Tanggap Darurat Banjir Menerjang

Senin, 24 November 2025
Bupati John Kenedy Azis


Padang Pariaman — Hujan deras tanpa henti sejak Sabtu lalu berubah menjadi bencana besar bagi Kabupaten Padang Pariaman. Banjir meluas, tanah longsor menutup akses permukiman, dan cuaca ekstrem terus menggempur hingga Senin (24/11/2025). Sejumlah titik ruas jalan di Nagari terdampak tanah longsor dan banjir menerjang kawasan perumahan, menyebakan ratusan warga mengungsi, dan aktivitas masyarakat lumpuh.


Melihat situasi yang kian genting, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menetapkan Status Tanggap Darurat untuk seluruh wilayah terdampak, pada Senin (24/11/2025) di ruang kerjanya. Keputusan ini diambil setelah kaji cepat BPBD menunjukkan bahwa dampak bencana meluas dan kemampuan penanganan lokal tidak lagi mencukupi.


Bupati John Kenedy Azis tidak hanya mengeluarkan keputusan, tetapi langsung memimpin penanganan di lapangan. Ia mengerahkan seluruh personel BPBD, Satpol PP Damkar, hingga ASN untuk turun membantu warga tanpa menunggu perintah tambahan.


“Gerak cepat. Fokus kita hanya satu: keselamatan warga,” tegasnya di tengah proses evakuasi.


Di sejumlah titik, Bupati terlihat memantau langsung evakuasi warga yang rumahnya terendam dan memerintahkan pembukaan jalur darurat agar tim bisa menjangkau lokasi yang terputus.


Sebagai langkah cepat, Pemerintah Padang Pariaman telah membuka delapan dapur darurat di wilayah terdampak. Ratusan warga yang mengungsi mendapat makanan, tenda, dan kebutuhan dasar lain.


Bupati John Kenedy Azis juga memastikan stok logistik tercukupi. “Hari ini kami siapkan 2.000 paket makanan siap saji untuk didistribusikan ke seluruh titik bencana,” ujarnya.


Selain makanan, pemerintah daerah menyalurkan beras, minyak, air bersih, dan perlengkapan untuk anak-anak dan lansia yang paling rentan.


Pemkab Padang Pariaman intens berkoordinasi dengan TNI–Polri, relawan, dan instansi teknis demi memastikan seluruh wilayah terdampak terjangkau bantuan. Fokus utama saat ini adalah evakuasi korban, pembukaan akses jalan, serta penyediaan kebutuhan dasar.


Pemerintah juga mengimbau warga di bantaran sungai dan lereng bukit untuk tetap meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut.(rsaco).