Mahyeldi Hadiri Pengukuhan Pengurus PARMUSI Sumbar 2025–2030

AdSense New

Mahyeldi Hadiri Pengukuhan Pengurus PARMUSI Sumbar 2025–2030

Kamis, 20 November 2025

Padang  — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Pengukuhan Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PW PARMUSI) Sumbar Periode 2025–2030, yang digelar di Hotel Daima Padang, Selasa (18/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Haji Muhammad Iqbal, SE, M.Kom resmi dikukuhkan sebagai Ketua PARMUSI Sumbar, didampingi sekretaris dan bendahara. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP PARMUSI, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, MA. Usai pelantikan, seluruh jajaran pengurus diminta menjalankan amanah organisasi dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

Sebagai Ketua Majelis Penasihat PARMUSI Sumbar, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat kepada Iqbal. Ia juga menegaskan bahwa PARMUSI merupakan organisasi dakwah yang memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Mahyeldi mengatakan dirinya sempat menelaah makna lambang PARMUSI yang mencerminkan semangat persaudaraan Muslim Indonesia, serta menyebut organisasi ini sebagai penerus garis perjuangan dakwah Ikhwanul Muslimin. Ia juga memuji komposisi pengurus baru yang dinilai semakin kuat karena diisi tokoh-tokoh dari berbagai daerah dan sektor, termasuk Wakil Wali Kota, Wakil Bupati, serta perwakilan Kementerian Agama.

Dalam arahannya, Mahyeldi menekankan bahwa misi PARMUSI sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumbar, khususnya dalam penguatan dakwah dan pembinaan akhlak masyarakat. Ia mengingatkan bahwa tantangan dakwah masa kini semakin berat sehingga keberadaan ormas keagamaan sangat dibutuhkan, terutama untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang memerlukan pendampingan spiritual.

Gubernur juga menilai peran generasi muda sangat penting dalam keberlanjutan organisasi. Ia menyebut beberapa program pemerintah seperti Nagari Madani dan Nagari Kreatif Hub yang berpotensi bersinergi dengan gerakan dakwah PARMUSI. Pemerintah Provinsi, lanjutnya, siap bekerja sama dalam penguatan ekonomi umat, peningkatan kapasitas dai, dan pembangunan ukhuwah Islamiah.

Mahyeldi menegaskan kehadirannya pada acara tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan kolaborasi bersama PARMUSI. Ia berharap kemitraan yang terjalin dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua PARMUSI Sumbar, Haji Muhammad Iqbal, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia kembali mengingatkan sejarah panjang PARMUSI yang berakar dari Partai Muslimin Indonesia serta perjalanan keluarga besar Masyumi, hingga akhirnya PARMUSI berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan pada 1999.

Iqbal menjelaskan bahwa visi PARMUSI sejalan dengan visi Provinsi Sumbar, yaitu membangun masyarakat Madani yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia menilai keberagaman latar belakang para pengurus—mulai dari birokrat, akademisi, pengusaha, ulama hingga aparat keamanan—menjadi kekuatan yang membuat PARMUSI semakin diterima oleh masyarakat luas.

Ia menegaskan bahwa PARMUSI bukanlah organisasi politik, tetapi berfokus pada dakwah, pembinaan umat, serta program sosial, ekonomi, dan budaya. Iqbal juga mengenang sejumlah agenda besar PARMUSI seperti Jambore Dai Nasional dan program Desa Madani yang telah memberi dampak positif di berbagai daerah.

Menutup sambutannya, Iqbal berharap PARMUSI Sumbar semakin solid dan mampu memperkuat kerja sama dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pesantren-pesantren di Sumbar agar gerakan dakwah dapat meluas dan memberi manfaat yang lebih besar bagi umat.(des*)