Pemkab Kapuas Matangkan Persiapan Safari dan Perayaan Natal 2025 -->

AdSense New

Pemkab Kapuas Matangkan Persiapan Safari dan Perayaan Natal 2025

Rabu, 05 November 2025
.


Kuala Kapuas, fajarsumbar.com — Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan Safari Natal dan Perayaan Natal 2025. Rapat koordinasi awal yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Kapuas, Selasa (5/11), dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, dan dihadiri sejumlah pejabat serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Dalam rapat tersebut, dibentuk panitia pelaksana yang terdiri dari berbagai bidang dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari teknis pelaksanaan, liturgi, dekorasi, konsumsi, keamanan, hingga koordinasi lintas instansi. Usis menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang solid di antara seluruh unsur pelaksana agar kegiatan besar ini berjalan tertib, khidmat, dan membawa pesan damai bagi seluruh umat.


“Setiap bidang harus segera melakukan koordinasi dan menyusun rencana kerja secara detail. Semua usulan hendaknya disiapkan dengan matang agar pelaksanaan Safari dan Perayaan Natal dapat berjalan tepat waktu dan memberikan hasil yang maksimal,” ujar Usis dalam arahannya.


Ia menambahkan, kegiatan Safari Natal bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum memperkuat tali persaudaraan, mempererat solidaritas, dan meneguhkan semangat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, kegiatan ini menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.


“Safari dan Perayaan Natal bukan hanya seremoni, tapi juga bentuk nyata kebersamaan antara ASN, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Kita ingin menghadirkan suasana damai, sukacita, dan kebersamaan di Bumi Tingang Menteng Pananjung Tarung yang kita cintai,” tegasnya.


Selain itu, Usis juga menekankan perlunya kesiapan dalam aspek keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan. Ia meminta agar panitia bekerja profesional dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk aparat keamanan, agar seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.


“Kita harus memastikan kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir. Semua pihak harus berperan aktif, tidak hanya menunggu perintah, tetapi juga mengambil inisiatif dalam menyukseskan acara ini,” imbuhnya.


Rapat yang berlangsung penuh semangat itu juga menjadi forum untuk menyampaikan berbagai gagasan dan masukan dari peserta. Sejumlah kepala OPD menyampaikan kesiapan instansinya dalam mendukung penyelenggaraan Safari dan Perayaan Natal Gabungan 2025, baik dalam bentuk dukungan teknis maupun logistik.


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Romulus, turut hadir dan memberikan pandangan terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Safari Natal memiliki nilai strategis dalam memperkuat nilai kebhinekaan dan memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kapuas.


“Kapuas adalah daerah yang dikenal dengan masyarakatnya yang harmonis dan toleran. Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang damai dan sejahtera,” tutur Romulus.


Pemkab Kapuas juga menargetkan agar Safari dan Perayaan Natal tahun ini dikemas lebih menarik dan inklusif, dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, organisasi keagamaan, serta komunitas pemuda. Tujuannya, agar semangat kebersamaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.


Usis berharap, persiapan yang dilakukan sejak dini ini dapat menghasilkan kegiatan yang tidak hanya berjalan sukses secara teknis, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Kapuas. “Mari kita jadikan perayaan Natal tahun ini sebagai momentum mempererat tali kasih, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya menutup rapat.


Dengan dimulainya rangkaian persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan keagamaan yang inklusif dan bermakna, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kapuas yang rukun, damai, dan penuh kasih.(*)