Puluhan Senjata Api dan Uang Miliaran Disita dalam Penggerebekan Narkoba

AdSense New

Puluhan Senjata Api dan Uang Miliaran Disita dalam Penggerebekan Narkoba

Senin, 10 November 2025
PadangDampak negatif narkoba terhadap generasi muda dan masyarakat luas sangat nyata. Penanggulangan peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang menjadi salah satu prioritas utama negara.

Anggota Komisi III DPR RI, Nabil Husien Said Amin, menekankan bahwa setiap upaya aparat hukum dan pihak terkait dalam memberantas narkoba harus terus didukung dan diapresiasi. Pernyataan ini disampaikan Nabil menyusul operasi yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat di kawasan Purus, Kota Padang, pada Jumat (7/11/2025).

Politisi Nasdem yang juga anggota komisi hukum DPR ini berharap, langkah BNNP Sumbar bersama Polda Sumbar dan Polresta Padang dapat secara signifikan mengurangi peredaran narkoba di daerah.

“Apa yang dilakukan BNNP Sumbar beserta jajaran lainnya patut mendapat apresiasi. Kami mendukung penuh operasi ini sebagai upaya nyata memberantas narkoba di tengah masyarakat,” ujar Nabil Husien.

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia memang masih menjadi persoalan serius. Jumlah pengedar dan pengguna terus meningkat, sehingga aparat penegak hukum gencar melakukan operasi di berbagai wilayah.

Salah satu langkah nyata dilakukan BNNP Sumbar dengan menggelar operasi penggerebekan massal di sebuah kampung di Kecamatan Padang Barat. Puluhan anggota BNNP Sumbar, dibantu personel Reserse Polda Sumbar dan Polresta Padang, turun langsung ke lokasi.

Hasilnya, delapan orang berhasil diamankan saat tengah melakukan transaksi narkoba. Dari pemeriksaan urine yang dilakukan di tempat, tujuh di antaranya terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Ricky Yanuarfi, yang memimpin operasi tersebut, menjelaskan bahwa para pelaku positif narkoba akan ditindaklanjuti bersama Polda dan Polresta Padang sesuai prosedur hukum.

“Kami bekerja sama dengan jajaran Polda Sumbar dan Polresta Padang untuk mengambil langkah hukum terhadap pelaku yang telah diamankan,” ujar Yanuarfi.(des*)