![]() |
| Pasar LCGC Anjlok, Daihatsu Ungkap Penyebabnya. |
Jakarta – Penjualan mobil murah ramah lingkungan atau LCGC (Low Cost Green Car) menunjukkan tren melemah. Kondisi ini mencerminkan menurunnya kemampuan beli konsumen di segmen menengah, yang menjadi target utama kategori mobil tersebut.
1. Penjualan LCGC Mengalami Penurunan Paling Tajam
Program LCGC awalnya diciptakan pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan mobil. Kebijakan itu sempat meningkatkan volume penjualan hingga menembus angka satu juta unit. Namun, kinerja segmen tersebut saat ini justru merosot dan tidak lagi menjadi pendorong utama pasar otomotif.
“Secara year-to-date sampai Oktober, dibandingkan periode sama tahun lalu, segmen yang penurunannya paling tinggi adalah LCGC, yaitu minus 4,1 persen,” ujar Marketing and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, di Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Agung menambahkan bahwa penurunan tidak hanya terjadi pada LCGC. Penjualan low MPV juga melemah sekitar 2,4 persen, sementara kategori medium SUV turun sekitar 1,1 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Sekarang pemain LCGC tinggal tiga merek, sehingga pangsa pasarnya juga menyusut menjadi hanya 16,3 persen. Padahal sebelumnya pernah mencapai 21,4 persen. Jadi penurunannya yang paling signifikan,” jelasnya.
Harapan Pemulihan Lewat Perbaikan Ekonomi
Daihatsu berharap kondisi ekonomi nasional membaik pada tahun mendatang seiring dengan hadirnya sejumlah kebijakan baru. Menurut Agung, stabilnya perekonomian akan sangat mempengaruhi sektor otomotif, terutama di segmen pembeli mobil pertama yang sensitif terhadap perubahan daya beli.
“Selama makroekonomi stabil dan pendapatan bulanan masyarakat sehat, kemampuan bayar pembeli mobil pertama juga akan menguat,” katanya.
Distribusi LCGC Berdasarkan Data Gaikindo
Mengacu pada laporan wholesales Gaikindo, sepanjang Januari–Oktober 2025, distribusi LCGC tercatat sebanyak 97.556 unit, turun drastis 34,8 persen dibanding periode yang sama pada 2024 yang mencapai 149.583 unit.(BY)
Komentar