Tokoh Dunia Bakal Hadir Konferensi Wakaf Internasional di Padang -->

AdSense New

Tokoh Dunia Bakal Hadir Konferensi Wakaf Internasional di Padang

Rabu, 12 November 2025
.


Jakarta, fajarsumbar.com  — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memastikan sejumlah tokoh penting nasional dan internasional akan hadir langsung dalam Konferensi Wakaf Internasional yang akan digelar empat hari lagi di Hotel Truntum, Padang. Agenda besar ini menjadi salah satu forum strategis dalam mendorong kebangkitan ekonomi umat melalui pengelolaan wakaf produktif.


Mahyeldi mengungkapkan, berdasarkan konfirmasi resmi panitia, empat tokoh besar telah menyatakan kesediaannya hadir sebagai pembicara utama, yakni Wakil Presiden RI ke-13 Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Muhammad Ad-Duwaini, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, serta Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.


“Kita sangat bersyukur atas kehadiran para tokoh besar dunia Islam dalam konferensi ini. Ini menandakan bahwa semangat wakaf telah menjadi perhatian internasional dan semakin diakui sebagai instrumen penting dalam pembangunan umat,” ujar Mahyeldi di Jakarta, Selasa (11/11/2025).


Gubernur menegaskan, penyelenggaraan Konferensi Wakaf Internasional merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pondok Modern Darussalam Gontor, dengan tujuan melahirkan gagasan baru serta solusi konkret bagi pengelolaan wakaf produktif di Indonesia.


“Kami ingin menjadikan Sumatera Barat sebagai episentrum lahirnya ide-ide inovatif tentang wakaf produktif. Dengan dukungan lintas sektor—baik pemerintah, pesantren, akademisi, maupun pelaku usaha syariah—wakaf bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang berkeadilan dan membawa keberkahan,” jelasnya.


Lebih lanjut, Mahyeldi menyebut, konferensi ini tidak sekadar forum ilmiah, tetapi juga wadah kolaborasi nyata. Ia berharap, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen global terhadap pengelolaan wakaf yang modern, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, menjelaskan bahwa selain menghadirkan 28 pembicara dari dalam dan luar negeri, panitia juga menyiapkan enam agenda utama yang dirancang agar manfaatnya langsung dapat dirasakan masyarakat.


Keenam agenda tersebut meliputi:

  1. Konferensi Wakaf Internasional;

  2. Pelatihan dan Sertifikasi Nazhir Wakaf Kompeten;

  3. Pameran Produk Wakaf;

  4. Waqf and Investment Gathering;

  5. Waqf Goes to School/Campus; dan

  6. Silaturahmi Nasional Ulama dan Pengasuh Pesantren.


“Enam agenda ini kami susun secara strategis agar tidak berhenti di tataran diskusi, tetapi dapat diaplikasikan di lapangan. Kami ingin menunjukkan bahwa wakaf produktif itu nyata dan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan, baik secara ekonomi maupun sosial,” terang Zakri.


Zakri menambahkan, rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat mempertemukan para pemangku kepentingan wakaf—dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga dunia usaha—untuk bersama-sama membangun ekosistem wakaf produktif yang berkelanjutan.


“Wakaf bukan hanya ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi yang dapat mengurangi kesenjangan sosial. Melalui forum ini, kami berharap muncul langkah konkret yang bisa ditindaklanjuti oleh lembaga-lembaga wakaf di seluruh Indonesia,” ujarnya.


Mahyeldi optimistis, Konferensi Wakaf Internasional akan menjadi tonggak penting kebangkitan ekonomi umat, sekaligus memperkuat citra Sumatera Barat sebagai daerah religius yang berperan aktif dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.


“Sumbar siap menjadi pelopor wakaf produktif nasional. Semoga konferensi ini menjadi berkah dan inspirasi bagi seluruh umat Islam,” pungkasnya penuh harap.(adpsb/bud)