Wakapolda Sumbar Kunjungi Posko Utama Penanganan Banjir, Padang Pariaman Tak Dibiarkan Sendiri

AdSense New

Wakapolda Sumbar Kunjungi Posko Utama Penanganan Banjir, Padang Pariaman Tak Dibiarkan Sendiri

Rabu, 26 November 2025
Wakapolda Sumbar, Brigjen.Pol.Solihin kunjungi Posko Utama Penanganan Banjir di Kampuang Galapuang Ulakan disambut Bupati John Kenedy Azis (foto.dok.ikp) 

Padang Pariaman - Ditengah hujan yang belum juga reda dan tanah yang masih labil, Posko Komando Utama Penanganan Bencana di Kampuang Galapuang, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman dikunjungi pejabat penting yang datang bukan sekadar meninjau. Tetapi memastikan rakyat tidak berjuang sendiri. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Wakapolda Sumbar), Brigjen Pol.Solihin, turun langsung bersama jajaran, Selasa (25/11/2025).


Rombongan disambut Bupati John Kenedy Azis bersama di balik wajah lelah para petugas posko, kunjungan itu seolah menjadi suntikan energi baru di tengah bencana yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.


Brigjen Pol.Solihin memastikan Polri hadir total untuk masyarakat. Sejumlah perahu karet, tim medis, dan personel Polri sudah disebar ke berbagai titik banjir. Bantuan logistik berupa sembako pun terus didorong ke wilayah yang mulai kekurangan pasokan.


“Kami selalu siaga. Petugas sudah kami bagi di wilayah-wilayah yang membutuhkan kehadiran polisi. Ada tim kesehatan, tim medis, tim SAR, dapur umum, hingga dapur darurat. Semuanya siap membantu,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, karena cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga 28 November.


Wakapolda menambahkan, seluruh tim. Mulai dari evakuasi hingga distribusi logistik, telah dilengkapi penuh untuk menghadapi segala kemungkinan di lapangan.


Bupati Padang Pariaman menyampaikan apresiasi mendalam. “Terima kasih kepada Polda Sumbar yang turun langsung membantu warga kami. Polri benar-benar hadir untuk rakyat di tengah kesulitan,” ujarnya dengan nada penuh haru.


Tidak berhenti di posko utama, rombongan Wakapolda melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik bencana. Seperti lokasi longsor di Bukik Caliak, Nagari Campago. Tanggul jebol di Batang Nareh, Korong Lansano, Nagari Sikucue, hingga SD Negeri 10 Batang Gasan yang tertimbun longsor. Semua titik menunjukkan kerusakan berat yang menuntut penanganan cepat dan terkoordinasi.


Di tengah kepungan banjir dan longsor, satu hal ditegaskan hari ini: negara hadir, dan Padang Pariaman tidak dibiarkan berjuang sendirian.(r-saco).