Aris Marta Antar DC 35 FC ke Final Sekaligus Puncaki Daftar Topskor Sementara Liga Veteran Sawahlunto -->

AdSense New

Aris Marta Antar DC 35 FC ke Final Sekaligus Puncaki Daftar Topskor Sementara Liga Veteran Sawahlunto

Jumat, 19 Desember 2025
Perjuangan DC 35 FC (hitam) di Lapangan Ombilin saat menyingkirkan Saiyo FC (2-1) di Semifinal Liga Veteran Sawahlunto. Laga ini memastikan DC 35 FC melaju ke final.(Foto/bubuik red)


Sawahlunto, fajarsumbar.com — Lapangan Bola Kaki Ombilin, Sawahlunto, pada Jumat sore, 19 Desember 2025, kembali menjadi panggung yang memukau, membuktikan bahwa semangat kompetisi sepak bola adalah nyala yang tidak pernah lekang oleh usia. Turnamen Liga Askot PSSI Sawahlunto, yang secara khusus mempertandingkan kategori veteran berusia 40 tahun ke atas, telah memasuki babak semifinal yang menegangkan. 


Ajang bergengsi ini, yang merupakan bagian integral dari perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-137 Kota Sawahlunto, sekaligus menjadi etalase bagi ketahanan fisik dan kematangan strategi para pemain senior dari Ranah Minang.


​Kompetisi yang diikuti oleh total delapan tim elite veteran dari berbagai wilayah—meliputi DC 35 FC (Sijunjung), Saiyo FC (Kota Solok), Lise FC (Tanah Datar), BBS FC (50 Kota), Simpang Putra (Kabupaten Solok), Garuda United (Dharmasraya), serta dua tim tuan rumah, Sawahlunto Maju dan Sawahlunto Jaya—kini menyisakan empat tim terbaik. Mereka semua berjuang memperebutkan total hadiah senilai Rp15 juta.


​Semifinal pertama, menghadirkan duel sengit antara DC 35 FC dari Kabupaten Sijunjung melawan Saiyo FC dari Kota Solok. Pertandingan langsung memanas sejak peluit pertama dibunyikan. Baru berjalan enam menit, penyerang andalan DC 35 FC, Aris Marta, yang mengenakan nomor punggung 7, berhasil membuka keunggulan. Melalui sontekan yang cantik, ia membawa timnya memimpin 1-0. 


Tertinggal satu gol, Saiyo FC segera melancarkan perlawanan. Mereka melakukan serangkaian tusukan berbahaya ke kotak penalti lawan. Upaya keras Saiyo FC membuahkan hasil puncaknya pada menit ke-19, ketika sebuah tendangan bebas dieksekusi sempurna oleh pemain nomor 18, Nanda, yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.


​Namun, kedudukan imbang ini tidak bertahan lama. DC 35 FC kembali menunjukkan dominasinya menjelang akhir babak pertama. Berawal dari serangan yang dibangun apik dari sisi kanan lapangan, sebuah umpan lambung terukur berhasil dituntaskan kembali oleh Aris Marta pada menit ke-30. Gol keduanya itu mengubah skor menjadi 2-1, yang sekaligus menutup jalannya babak pertama.


​Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi dan berlangsung sangat sengit. Meskipun kedua tim saling berbalas serangan dengan intensitas tinggi, pertahanan yang disiplin dan penampilan apik dari kedua penjaga gawang membuat tidak ada satu pun gol yang tercipta. Skor akhir bertahan 2-1 untuk keunggulan DC 35 FC. Kemenangan tipis ini memastikan DC 35 FC dari Sijunjung menjadi tim pertama yang mengamankan satu tempat di babak puncak turnamen.


​Kecemerlangan Aris Marta dalam pertandingan ini tidak hanya mengantar timnya ke final, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi tiga gol. 


Sementara itu, panitia pelaksana turnamen telah menyiapkan hadiah menarik untuk mengapresiasi pencapaian para veteran ini, di mana Juara I berhak atas tropi dan uang pembinaan sebesar Rp7,5 Juta, Juara II akan mendapatkan tropi dan Rp5 Juta, dan penghargaan individu untuk Pemain Terbaik, Kiper Terbaik, serta Topskor masing-masing akan memperoleh tropi beserta uang pembinaan sebesar Rp800 ribu. Seluruh hadiah uang pembinaan tersebut akan diserahkan setelah pemotongan pajak yang ditanggung oleh masing-masing pemenang.


​Setelah kemenangan dramatis DC 35 FC ini, babak semifinal kedua yang tidak kalah dinantikan akan digelar keesokan harinya, Sabtu, 20 Desember 2025. Laga tersebut akan mempertemukan Garuda United dari Dharmasraya melawan tim tuan rumah, Sawahlunto Jaya. 


Puncak kemeriahan turnamen, yakni laga Champion Final untuk memperebutkan gelar juara, dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa, 23 Desember 2025. Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan hadiah dan gelar, tetapi juga menjadi penegasan emosional bahwa gairah dan kecintaan terhadap sepak bola di Ranah Minang tetap membara di segala usia. (ton)