Arus Mudik Nataru 2026, Pergerakan Kendaraan Didominasi Jalur Timur hingga 1,3 Juta Unit -->

AdSense New

Arus Mudik Nataru 2026, Pergerakan Kendaraan Didominasi Jalur Timur hingga 1,3 Juta Unit

Minggu, 07 Desember 2025
Menhub Dudy Purwagandhi memproyeksi 2,9 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta selama libur Natatru



Jakarta — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 2,9 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Lalu, ke wilayah mana arus kendaraan paling banyak mengalir?

Dudy menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan total pergerakan kendaraan menuju tiga arah utama: jalur timur Pulau Jawa, jalur selatan menuju Bandung dan sekitarnya, serta jalur barat menuju Pelabuhan Merak dan daerah lainnya.

“Proyeksi total kendaraan yang meninggalkan Jakarta mencapai sekitar 2,9 juta unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,3 juta kendaraan diperkirakan bergerak menuju Cikampek atau jalur timur, sekitar 880 ribu kendaraan ke arah barat, dan kurang lebih 670 ribu kendaraan menuju selatan,” ujar Dudy dalam sesi media briefing di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah bersama pengelola jalan tol sudah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas bila terjadi lonjakan volume kendaraan. Pasalnya, mobilitas pada periode Nataru diprediksi meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa.

“Operator tol akan memantau kondisi di lapangan. Misalnya, untuk jalur Cikampek yang diperkirakan menampung 1,3 juta kendaraan, mereka bisa menerapkan skema contraflow atau one way sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Berdasarkan survei, arus puncak keberangkatan diperkirakan terjadi pada 20 Desember serta 24 Desember, terutama bagi masyarakat yang hendak merayakan Natal di kampung halaman.

Sementara itu, puncak arus balik diproyeksikan terjadi pada 1 Januari dan 4 Januari 2026, menyesuaikan jadwal kembalinya aktivitas perkantoran di Jakarta.

“Kami sudah mulai bersiaga sejak 31 Desember karena pada tanggal tersebut biasanya mulai terlihat peningkatan mobilitas,” kata Dudy.

Lokasi-Lokasi yang Berpotensi Macet

Dudy juga menyoroti beberapa titik yang diprediksi mengalami kepadatan. Ruas Tol Bocimi diperkirakan menjadi salah satu titik rawan karena dekat dengan kawasan wisata Puncak yang biasa ramai dikunjungi saat libur panjang.

Selain itu, jalur menuju Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ketapang, serta sejumlah wilayah di Jawa Tengah juga diperkirakan mengalami peningkatan volume lalu lintas selama masa libur Nataru.(BY)