Bukan Sekadar Bola: Cerita Persaudaraan di Liga Veteran, Mengenang Masa Jaya di Lapangan Ombilin -->

AdSense New

Bukan Sekadar Bola: Cerita Persaudaraan di Liga Veteran, Mengenang Masa Jaya di Lapangan Ombilin

Selasa, 23 Desember 2025

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, berfoto bersama tim juara, DC 35 FC, setelah mereka memenangkan turnamen sepak bola Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat veteran (usia 40 tahun ke atas) tahun 2025 di Lapangan Bola Kaki Ombilin. DC 35 FC tampak mengangkat spanduk "CHAMPION", diapit oleh trofi juara dan sejumlah pejabat daerah, merayakan kemenangan dramatis mereka. (foto/aldevori)


Sawahlunto, fajarsumbar.com – Persaingan sengit turnamen sepak bola veteran Ranah Minang mencapai klimaksnya di Lapangan Bola Kaki Ombilin, Kota Sawahlunto, Selasa sore, 23 Desember 2025. Laga final yang mempertemukan kekuatan lokal, Sawahlunto Jaya, melawan tim tangguh dari Sijunjung, DC 35 FC, menjadi penutup spektakuler dari rangkaian acara yang merupakan bagian integral dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-137 Kota Sawahlunto.


​Pertandingan yang mempertemukan pemain usia 40 tahun ke atas ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama jajaran pimpinan daerah dan tamu kehormatan, termasuk Ketua Askot PSSI Kota Sawahlunto Ronny Eka Putra, Wakil Wali Kota H. Jeffry Hibatullah, Kajari Eddy Samrah, GM Bukit Asam UPO Yulfaizon, Kacab Bank Nagari Ulfadri, Kapolsek Sawahlunto Riki Asjoni, Kadis Parpora Adri Yusman, Wakil Ketua III KONI Sawahlunto Heru Apri Oval dan Direktur RSUD Sawahlunto Adrian Amri. 


Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, berfoto bersama tim Sawahlunto Jaya yang mengenakan kaus hijau, sebagai juara kedua turnamen sepak bola Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat veteran (usia 40 tahun ke atas) tahun 2025 di Lapangan Bola Kaki Ombilin. (foto/aldevori)


​Sejak peluit kick-off dibunyikan, tensi hati-hati menyelimuti lapangan. Kedua tim veteran menunjukkan kedewasaan bermain, cenderung mengutamakan disiplin dan keamanan pertahanan, yang berujung pada minimnya peluang emas tercipta di babak pertama. Paruh pertama pun ditutup dengan skor kacamata, 0-0, sebuah cerminan solidnya lini belakang kedua kesebelasan.


​Kondisi tak berubah drastis di babak kedua. Pertandingan tetap berjalan alot tanpa satu pun gol tercipta hingga wasit meniup peluit panjang waktu normal. Pemenang terpaksa harus ditentukan melalui drama adu tendangan penalti, atau yang dikenal dengan "tos-tosan".


Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, berfoto bersama Tabah Squad yang mengenakan seragam gelap, sebagai penyelenggara sukses Turnamen Sepak Bola Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat Veteran tahun 2025. (foto/aldevori)


​Dalam babak krusial ini, mental juara DC 35 FC berbicara banyak. Dari enam eksekutor, mereka berhasil menyarangkan lima gol ke gawang Sawahlunto Jaya, dengan satu tendangan yang berhasil ditepis oleh kiper Dila. Sebaliknya, Sawahlunto Jaya hanya mampu mencetak empat gol dari enam penendang. Satu tendangan melambung di atas mistar gawang, dan satu lagi berhasil diantisipasi dengan baik oleh kiper DC 35 FC, Yandriko Putra. Kemenangan pun akhirnya menjadi milik DC 35 FC.


​Di penghujung turnamen, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra secara resmi menutup gelaran tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tabah Squad yang telah sukses menyelenggarakan tiga turnamen di tahun ini, yakni; Wali Kota Sawahlunto Cup I, Liga Askot PSSI Sawahlunto antar SLTP sederajat se-Kota Sawahlunto dan Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat usia 40 tahun keatas plus Forkopimda. Wali Kota Riyanda Putra berharap agar kegiatan positif semacam ini dapat terus berkelanjutan di masa mendatang.


GM PT Bukit Asam UPO, Yulfaizon, menyerahkan trofi dan uang pembinaan kepada Dizki Anavia dari Sawahlunto Jaya sebagai Pemain Terbaik (Best Player) Liga Askot PSSI Sawahlunto Tingkat Usia 40 Tahun Ke Atas Tahun 2025. (foto/aldevori)


​Beliau menekankan bahwa turnamen ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sawahlunto sebagai Kota Event. Dengan semakin banyaknya event yang diselenggarakan di "Kota Arang" ini, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung terhadap perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM, sekaligus mewujudkan cita-cita Sawahlunto Hidup dan Menghidupi.


​Sebagai bentuk komitmen, Wali Kota Riyanda Putra juga mengumumkan rencana besar yang telah disiapkan: turnamen bola tingkat SLTA se-Sumatera Barat akan digelar di awal tahun 2026 mendatang, menandakan Sawahlunto siap menjadi pusat event olahraga di Ranah Minang.


Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama jajaran Forkopimda dan pejabat daerah berfoto bersama para peraih gelar individu Turnamen Sepak Bola Liga Askot PSSI Sawahlunto Tingkat Usia 40 Tahun Ke Atas Tahun 2025. Terlihat (dari kiri ke kanan): Aris Marta (Top Skor, DC 35 FC), Dizki Anavia (Pemain Terbaik, Sawahlunto Jaya), dan Yandriko Putra (Kiper Terbaik, DC 35 FC) memegang plakat penghargaan masing-masing. (foto/aldevori)


​Berikut adalah daftar penerima penghargaan individu yang diumumkan:

​ - Top Skor: Aris Marta (DC 35 FC)

​ - Pemain Terbaik: Dizki Anavia (Sawahlunto Jaya)

​ - Kiper Terbaik: Yandriko Putra (DC 35 FC)


​Panitia pelaksana telah menyiapkan total hadiah yang menarik untuk mengapresiasi kerja keras para veteran. Juara I berhak membawa pulang tropi dan uang pembinaan sebesar Rp7,5 Juta, sementara Juara II mendapatkan tropi dan Rp5 Juta. Selain itu, penghargaan individu juga diberikan, dengan masing-masing peraih mendapatkan tropi dan uang pembinaan sebesar Rp800 ribu (setelah pemotongan pajak yang ditanggung pemenang). (ton)