Bupati dan Kepala BWS Sumatera Turun ke Batang Anai! Warga Menangis Rumah Hanyut Sekejap -->

AdSense New

Bupati dan Kepala BWS Sumatera Turun ke Batang Anai! Warga Menangis Rumah Hanyut Sekejap

Sabtu, 13 Desember 2025
Bupati John Kenedy Azis didampingi Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, meninjau rumah warga hanyut aliran Batang Anai di Telah Mundak, Katapiang (foto.ikp) 


Batang Anai - Suasana haru mengiringi langkah Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat meninjau langsung titik-titik terdampak abrasi dan banjir luapan Sungai Batang Anai. Bencana yang dalam hitungan hari merenggut puluhan rumah warga tanpa ampun.


Bupati John Kenedy Azis didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Naryo Widodo, Inspektur Hendra Aswara, Anggota DPRD Syahrul Usman, Camat dan Wali Nagari, menelusuri lokasi-lokasi terparah di Banda Cino dan Korong Talao Mundam di Nagari Katapiang, hingga Palapa Saiyo 2 di Nagari Sungai Buluh Selatan.


Setiap lokasi menghadirkan luka berbeda. Tatapan lelah warga, sebagian masih shock melihat rumah mereka hilang diseret derasnya arus, menyambut kedatangan rombongan.


Di Banda Cino, 8 rumah dan 1 mushalla hanyut tanpa jejak. Di Kampuang Tangah, kondisi lebih memilukan 27 rumah ambruk setelah tanah pondasinya habis digerus luapan Sungai Batang Anai yang semakin tak terkendali.


Bupati John Kenedy Azis beberapa kali menghentikan langkahnya. Ia duduk bersama warga, mendengarkan keluh kesah, mendengar suara yang hampir tenggelam oleh kepedihan.


“Kita tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi ini sendirian. Pemerintah hadir, dan kami pastikan langkah penanganan dilakukan secepat-cepatnya,” ucapnya, dengan nada yang memadukan empati dan ketegasan.


Kehadiran Kepala BWS Sumatera V memperlihatkan bahwa pemerintah tidak sekadar datang melihat. Mereka sedang merumuskan langkah nyata. Dari penanganan irigasi yang rusak, pergeseran aliran sungai, hingga titik-titik rawan abrasi yang mengancam pemukiman lain.


Usai meninjau seluruh lokasi, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan permintaan tegas namun humanis kepada BWS.


“Kami berharap perbaikan saluran irigasi dan penguatan tebing sungai dapat segera dilakukan. Ini mendesak untuk mencegah bencana serupa terulang dan mengembalikan rasa aman bagi masyarakat,” tuturnya.


Ketika rombongan beranjak pergi, sejumlah warga melambaikan tangan. Meski lelah, mereka menyimpan harapan. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bukti bahwa pemerintah benar-benar hadir, melihat, dan peduli terhadap luka mereka.(r-saco).