Dony Oskaria Tegaskan BUMN Wajib Hadir Saat Rakyat Butuh Bantuan Bencana

AdSense New

Dony Oskaria Tegaskan BUMN Wajib Hadir Saat Rakyat Butuh Bantuan Bencana

Selasa, 02 Desember 2025
COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria


Padang, fajarsumbar.com – COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa BUMN wajib hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat di daerah bencana. Hal itu disampaikan saat ia tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (1/12/2025), dan langsung menggelar rapat dengan para direktur utama BUMN dan pimpinan daerah.


Rapat berlangsung di Banua Lounge lantai tiga BIM dan membahas percepatan penanganan banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dony menekankan bahwa seluruh BUMN harus memaksimalkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.


“BUMN milik rakyat, karena itu wajib hadir di saat rakyat membutuhkan. Seluruh Dirut BUMN harus memberikan bantuan semaksimal mungkin,” ujar Dony Oskaria didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.


Menurut Dony, bantuan yang dibutuhkan saat ini meliputi penanganan darurat serta tahap pemulihan. Termasuk di dalamnya perbaikan infrastruktur seperti jembatan dan sekolah yang rusak akibat bencana. Ia menyebutkan bahwa pendanaan dapat dialokasikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.


Dony juga meminta seluruh BUMN untuk melakukan pembaruan laporan kegiatan di lapangan secara berkala, agar langkah penanganan dapat dipantau dan dievaluasi dengan jelas.


Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan BUMN dalam penanganan bencana di Sumatra. “Alhamdulillah, BUMN bekerja total di semua daerah bencana di tiga provinsi di Sumatra,” ujarnya.


Rapat turut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta sejumlah pejabat daerah. Mereka memaparkan kondisi terkini serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Gubernur Sumbar kemudian ikut bergabung untuk menyampaikan perkembangan penanganan di lapangan.


Masa tanggap darurat dijadwalkan berakhir pada 8 Desember 2025 dan akan dilanjutkan dengan tahap pemulihan. Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan tiba di BIM untuk meninjau langsung lokasi pengungsian di Bumi Kasai, Padang Pariaman.(*)