![]() |
| Petugas menghitung donasi yang terkumpul saat prosesi Makan Bajamba HJK Sawahlunto untuk korban bencana Sumbar. (foto: yudha ahada) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Sawahlunto ke-137 pada Senin, 1 Desember 2025, tidak hanya menjadi momen perayaan budaya, tetapi juga panggung kepedulian kemanusiaan. Dalam suasana duka cita yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) akibat bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor), Pemerintah Kota Sawahlunto mengubah konsep perayaan menjadi ajang solidaritas.
Prosesi adat Makan Bajamba Kolosal dijadikan pusat penggalangan donasi untuk membantu korban yang telah menelan puluhan korban jiwa dan kerugian harta benda miliaran rupiah di Ranah Minang.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menyampaikan bahwa upaya pengumpulan bantuan yang dilakukan saat prosesi makan bajamba disambut antusias, terbukti dengan total donasi yang terkumpul mencapai angka signifikan, yaitu hampir Rp20 juta.
Secara terperinci, Kepala Bidang Sosial DinsosPMD PPA Kota Sawahlunto, Irwan Junaidi, menyebut donasi awal yang terkumpul saat itu adalah sebesar Rp18.478.000,- ditambah 339 Ringgit Malaysia. Sumbangan mata uang asing tersebut menunjukkan kepedulian lintas negara, berasal dari Pergerakan Puteri Islam Malaysia (PPIM) Perhubungan Negeri Terengganu yang kebetulan sedang melaksanakan kegiatan di Sawahlunto.
Wali Kota Riyanda Putra menjamin bahwa hasil pengumpulan bantuan ini akan diserahkan secara resmi, profesional, dan transparan kepada pemerintah daerah yang terdampak bencana. Penyerahan akan ditunda sebentar untuk menunggu selesainya rangkaian acara HJK.
Hal ini dikarenakan donasi tambahan akan kembali dikumpulkan di acara-acara berikutnya, sebelum semuanya digabungkan dan disalurkan. Mekanisme pengumpulan donasi sendiri dilakukan secara langsung dan terbuka oleh tim BPBD dan Dinsos dengan berkeliling ke tenda-tenda peserta Makan Bajamba.
Sebelum puncak HJK, Pemerintah Kota dan masyarakat Sawahlunto telah menunjukkan aksi cepat tanggap. Pemerintah Kota telah mengirimkan jajaran Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebanyak enam orang untuk membantu operasional dapur umum di Posko bencana Kota Solok.
Selain itu, pada Minggu (30/11), Tim Pramuka Peduli Kwarcab Kota Sawahlunto, yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, juga telah mengantarkan bantuan yang dikumpulkan beberapa hari sebelumnya ke Posko bencana Kota Solok.
Kepedulian yang diwujudkan dalam momentum Makan Bajamba ini menegaskan bahwa Sawahlunto tidak hanya merayakan hari jadinya, tetapi juga hadir sebagai wujud nyata perhatian dan kepedulian bagi daerah tetangga yang sedang berduka. (ton)
Komentar