Mutu Ikan Diawasi Ketat, KKP Jamin Produk Perikanan Tetap Sehat -->

AdSense New

Mutu Ikan Diawasi Ketat, KKP Jamin Produk Perikanan Tetap Sehat

Rabu, 31 Desember 2025
Olahan Ikan



Jakarta — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa produk ikan dan hasil perikanan yang beredar di pasar tetap terjaga mutunya, terutama menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, KKP melakukan pengawasan mutu secara rutin sekaligus inspeksi langsung di berbagai titik untuk memastikan kualitas serta keamanan ikan dalam rantai distribusi. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, mengikuti arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, seluruh unit pelaksana teknis (UPT) diminta bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memperketat pengawasan terhadap ikan konsumsi.

Sejumlah UPT yang terlibat dalam kegiatan ini berada di wilayah Jambi, Entikong (Kalimantan Barat), Yogyakarta, Mamuju (Sulawesi Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Tarakan (Kalimantan Utara), Tahuna (Sulawesi Utara), Mataram (NTB), Kendari (Sulawesi Tenggara), Bangka Belitung, Palembang (Sumatera Selatan), hingga Medan (Sumatera Utara).

Hasil pemeriksaan menunjukkan ikan yang diuji secara sensori (organoleptik) masih berada pada tingkat kesegaran baik. Uji cepat formalin dan histamin juga dinyatakan negatif, sementara pemeriksaan mikrobiologi terhadap E. coli dan salmonela masih berada dalam batas aman untuk dikonsumsi.

Cara mengolah ikan agar tetap aman

Selain pengawasan, Badan Mutu KKP turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara memilih dan mengolah ikan yang higienis.

Ishartini mengingatkan masyarakat agar memilih ikan segar dengan ciri mata jernih, insang merah, daging kenyal, aroma khas ikan segar, serta tidak berlendir berlebihan.

Ia juga membagikan panduan pengolahan ikan agar kualitasnya terjaga:

Jangan mengolah ikan jika memiliki luka terbuka atau gunakan pelindung tahan air.

Cuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah mengolah ikan.

Bersihkan alat dan area kerja sebelum dan sesudah digunakan.

Pisahkan talenan serta pisau untuk ikan dan bahan makanan lain.

Buang jeroan, sisik, dan limbah pengolahan ke tempat sampah tertutup.

Perhatikan ciri-ciri ikan sehat dan ikan yang sakit.

Bersihkan ikan hingga tuntas, keluarkan insang dan organ dalam, lalu bilas dengan air mengalir yang dingin.

Masak ikan hingga matang sempurna, dengan suhu internal sekitar 64–74 derajat Celsius.

Hindari mengonsumsi ikan mentah atau setengah matang yang tidak jelas sumbernya dan kurang higienis.

Jaga suhu penyimpanan ikan tetap dingin, maksimal 4 derajat Celsius.

Ikan beku yang sudah dicairkan sebaiknya langsung diolah dan tidak dibekukan kembali.

Segera periksa ke fasilitas kesehatan bila muncul keluhan setelah makan ikan atau produk perikanan.

Jika masih ragu mengenai cara pengolahan yang benar, masyarakat dapat menghubungi Badan Mutu KKP melalui media sosial atau mendatangi kantor UPT terdekat.(BY)