![]() |
| . |
Dharmasraya, fajarsumbar— Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, S. H., LL. M., salurkan Bantuan saat menghadiri Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2025 kepada masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Dharmasraya, Rabu (28/1/2026).
Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Sosial P3APPKB Martin Efendi, Camat Koto Baru, Darmendra, Camat Sitiung Zulhedri, Camat Timpeh, Plt Camat Padang Laweh, Yohan Sarori dan Sejumlah Wali Nagari.
Bantuan tersebut merupakan program Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor dengan total nilai mencapai Rp1.759.716.140, diberikan kepada 861 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di seluruh wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Penerima bantuan meliputi penyandang disabilitas, kelompok rentan, KPN ODHA, lansia, serta anak, sebagai bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Annisa menyampaikan bahwa, program ATENSI merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan perlindungan sosial berkelanjutan bagi kelompok masyarakat membutuhkan.
Adapun bantuan disalurkan berupa perlengkapan kamar, perlengkapan dapur, nutrisi, perlengkapan sekolah, modal kewirausahaan, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas, disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.
Pada kesempatan tersebut, Annisa menyampaikan apresiasi kepada Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor yang diwakili oleh Muttaqin, atas sinergi yang terbangun dalam proses pendataan hingga penyaluran bantuan secara tepat sasaran.
Salah satu penerima bantuan, Radiadul (26), warga Kecamatan Padang Laweh, menerima bantuan modal usaha dan peralatan kerja untuk usaha sosis frozen.
Radiadul menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, atas bantuan yang diterimanya. Bantuan tersebut, dapat membantu mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.
"Bantuan sosial itu, bukan saja dimaknai sebagai pemberian barang. Tetapi, sebagai bentuk empati, perhatian, dan dorongan agar penerima manfaat mampu tumbuh mandiri dan berdaya secara ekonomi. (Fani SA)
Komentar