![]() |
| Ustadz Ismail Nasition,S.Pd.I, M.Pd berikan materi hikmah Isra' Mi'raj (foto.saco) |
Kampuang Pauh - Masjid Raya Kampuang Pauh, Kecamatan V Koto, Padang Pariaman selenggarakan Isra' Mi'raj, pada Sabtu malam (31/1/2026). Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW kali ini tak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang refleksi yang menohok nurani jamaah.
Tausiah disampaikan Ustadz Ismail Nasution, S.Pd.I, M.Pd, dengan gaya lugas dan tajam, membedah perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang sarat pesan pendidikan dan keteguhan iman.
Di hadapan jamaah, Ustadz Ismail mengurai kisah sebelum Isra’ Mi’raj, saat dada Nabi Muhammad SAW dibersihkan. Menurutnya, peristiwa itu bukan sekadar simbol, tetapi penegasan tentang pentingnya thaharah zahiriah dan bathiniah sebelum seseorang memikul amanah besar kehidupan.
“Hati yang bersih adalah pintu naiknya kualitas manusia,” ucapnya, disambut anggukan jamaah.
Pesan paling keras malam itu mengarah pada dunia pendidikan dan shalat dalam keluarga. Mimbar masjid seolah berubah menjadi ruang kritik sosial ketika sang penceramah mengingatkan orang tua agar tidak lalai membentengi anak dengan aqidah yang kuat.
Ia menegaskan, tanpa pegangan iman, generasi muda mudah terseret arus zaman yang menipu dan menjauhkan dari nilai-nilai kebenaran.
Suasana haru menyelimuti acara saat Camat V Koto, Firman Suheri, menyampaikan sambutan. Di hadapan masyarakat yang selama ini ia layani, Firman mengucapkan terima kasih sekaligus permohonan maaf, seiring berakhirnya masa pengabdiannya sebagai camat pada Februari 2026. Karena, ia memasuki masa pensiun.
Kalimat pamit itu membuat sebagian jamaah terdiam, meresapi makna pengabdian dan waktu yang terus berjalan.
Sementara itu, dinamika pemerintahan nagari turut disampaikan dalam forum keagamaan tersebut. Wali Nagari Campago, Zulhadi, S.Pd, menegaskan bahwa seluruh urusan pelayanan masyarakat Kampuang Pauh, Padang Manih, Sawah Rawang, hingga Bukik Caliak kini telah beralih ke Nagari Persiapan Campago Utara yang berkantor di Padang Manih.
Perubahan itu, menurut Zulhadi, bukan sekadar administratif, melainkan bagian dari penataan wilayah demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyebut, Nagari Persiapan Campago Utara kini telah resmi memiliki Penjabat (Pj) setelah Mahdalena dilantik oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, pada Kamis (29/1/2026).
Menutup rangkaian acara, Mahdalena yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat V Koto, memperkenalkan diri kepada jamaah. Dengan nada sederhana namun mantap, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan mendukung proses transisi nagari.
"Untuk kesuksesan kegiatan Pj Wali Nagari Persiapan Campago Utara, tentu butuh dukungan semua pihak," harap Mardalena.
Dalam kesempatan itu, Drs.Tafril Wakil Dt.Lelo Dirajo, juga mengajak semua dunsanak, sanak kamanakan baik di ranah dan rantau untuk meningkatkan kebersamaan membangun kampuang, termasuk pendidikan keagamaan di Masjid Raya Kampuang Pauh ini.
"Ayo kita berikan suport dan dukungan kepada Pengurus Masjid ini untuk kesuksesan kegiatan kedepannya. Tanpa dukungan dari kita semua, tentu program kerja mereka terkendala," ajak Tafril.
Ketua Pengurus Masjid Raya Kampuang Pauh, Febri melaporkan tentang kondisi keuangan dan program kegiatan Masjid maupun keagamaan kedepannya. "Terutama pendidikan TPQ Al-Hikmah yang telah mempunyai sekitar 65 santri. Ini perlu dukungan dunsanak di ranah maupun dari rantau," harapnya.
Alhamdulillah, sebut dia, bahwa infaq dan sadaqah terkumpul melalui saluran "Group Pemuda-Pemudi, dan Group Silaturahmi" dunsanak ranah dan rantau sebanyak Rp8.000.000, serta pada malam peringatan Isra' Mi'raj sebanyak Rp 5.283.000, Jadi pendapatan kotor berjumlah Rp13.283.000, -
"Dana tersebut akan dipergunakan untuk operasional Masjid dan TPQ Al-Hikmah," kata Febri sekaligus mengucapkan terimakasih atas bantuan partisipasi dunsanak ranah dan rantau.
Kesemua bantuan infaq dan sadaqah yang telah diberikan tersebut, ia bermohon kepada Yang Maha Kuasa. "Semoga menjadi lahan amal teruntuk kita semua dibawah ridho dan kasihsayangNya Allah. Juga sehat dan sukses selalu untuk kita semua. Aamiin," ucap Febri.
Malam Isra’ Mi’raj pun berakhir, meninggalkan pesan spiritual yang bersisian dengan realitas sosial yang terus bergerak.(saco).
Komentar