Arosuka - Jasa Raharja Cabang Solok melaksanakan kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang dilanjutkan dengan survei kondisi jalan rusak serta pemetaan titik rawan kecelakaan, pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Solok.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Solok, Kasat Lantas Polres Arosuka, serta Kepala Tata Usaha (KTU) Samsat Arosuka. Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat.
Melalui forum ini, para peserta membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ, sekaligus mengedukasi pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan keselamatan berkendara. Edukasi ini dinilai penting sebagai upaya preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Usai pelaksanaan FLLAJ, kegiatan dilanjutkan dengan survei langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi kondisi jalan yang mengalami kerusakan serta lokasi-lokasi yang tergolong titik rawan kecelakaan. Hasil survei ini diharapkan menjadi dasar rekomendasi bagi instansi terkait dalam melakukan perbaikan infrastruktur dan penanganan keselamatan lalu lintas secara tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, para mitra menyampaikan rencana tindak lanjut berupa pelaksanaan razia kendaraan bermotor dan sosialisasi kepada pemilik kendaraan, serta penguatan koordinasi lintas sektor untuk menangani ruas jalan rusak dan titik rawan kecelakaan. Langkah ini diharapkan mampu menurunkan frekuensi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi kolaborasi Jasa Raharja Cabang Solok bersama Polres Arosuka dan Samsat Arosuka. Kegiatan FLLAJ yang dilanjutkan dengan survei jalan rusak dan titik rawan kecelakaan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena berorientasi langsung pada pencegahan kecelakaan. Jasa Raharja akan terus mendorong sinergi lintas instansi demi menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” ujar Teguh.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam penanganan pascakecelakaan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan dan peningkatan keselamatan berlalu lintas demi melindungi masyarakat pengguna jalan.(*)
Komentar