![]() |
| Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navis membuka secara resmi Konferensi VII Padang Pariaman/Pariaman bertempat di Ruang Rapat Wali Kota, Balaikota Pariaman, Sabtu 24 Januari 2026 (foto.saco) |
Pariaman - Konferensi VII PWI Kabupaten Padang Pariaman/Kota Pariaman digelar di Balai Kota Pariaman, yang dibuka secara resmi oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navis, Sabtu (24/1/2025), dalam suasana yang tidak sekadar seremoni. Forum ini menjadi ajang adu gagasan, tarik kepentingan, sekaligus penentuan arah baru organisasi wartawan lokal untuk periode 2026–2029.
Mengusung tema “Langkah Baru Membangun Wartawan Profesional yang Beradab dan Bermartabat”, konferensi ini tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi arena krusial pemilihan kepengurusan. Banyak pihak menilai, keputusan yang lahir dari forum ini akan menentukan wajah PWI di tengah dinamika pers yang kian keras dan penuh tekanan.
Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navis, menegaskan posisi PWI sangat strategis, terlebih di momentum konferensi. Ia menyebut, tantangan pers hari ini menuntut organisasi lebih tegas menjaga marwah profesi, bukan sekadar menjadi pelengkap kekuasaan atau corong kepentingan tertentu.
Soal kualitas, Widya Navis menyinggung pentingnya peningkatan kompetensi wartawan, terutama melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Menurutnya, tanpa standar yang jelas, profesi wartawan rawan diseret ke wilayah abu-abu yang merugikan publik dan merusak kepercayaan.
Ketua PWI Padang Pariaman/Kota Pariaman, Ikhlas Bakri, dalam sambutannya mengingatkan wartawan agar peka membaca setiap geliat sosial di tengah masyarakat. Ia menekankan, wartawan bukan sekadar pencatat peristiwa, melainkan penafsir realitas yang harus berpihak pada kebenaran dan kepentingan publik.
Dari unsur pemerintah, Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman yang diwakili Cuncun serta Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Yalvian Andri, sama-sama menegaskan PWI adalah mitra strategis. Yalvian menyebut peran wartawan sangat vital dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan mengawal pembangunan kota secara kritis dan berimbang.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Idham Fadhli, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi dukungan hingga konferensi dapat terlaksana. "Terutama Pemko Pariaman melalui Dinas Kominfo Kota Pariaman yang telah memfasilitasi tempat kegiatatan," ucapnya.
Ia berharap, siapapun yang terpilih nantinya mampu merangkul semua pihak dan membawa PWI keluar dari zona nyaman menuju organisasi pers yang lebih berwibawa dan independen.(saco).
Komentar