KONI Sawahlunto Perkuat Persiapan, Porprov XVI Sumbar Disepakati Bergulir 2 Oktober 2026 -->

AdSense New

KONI Sawahlunto Perkuat Persiapan, Porprov XVI Sumbar Disepakati Bergulir 2 Oktober 2026

Kamis, 29 Januari 2026
Momen H. Jhon Reflita saat memaparkan struktur kepengurusan baru KONI Sawahlunto di hadapan para pengurus pada rapat konsolidasi di sekretariat setempat. (foto/humas koni sawahlunto)


Sawahlunto, fajarsumbar.com – Langkah strategis menuju perhelatan olahraga terbesar di Sumatera Barat mulai menemui titik terang. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita, secara resmi memberikan arahan mendalam kepada seluruh pengurus Cabang Olahraga (Cabor) mengenai hasil krusial dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat. 


Informasi ini disampaikan menyusul kehadiran Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dalam pertemuan terbatas yang berlangsung di Kota Padang pada Rabu, 28 Januari 2026 kemarin.


​Dalam penyampaiannya, H. Jhon Reflita menekankan bahwa dinamika persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Tahun 2026 kini telah memiliki landasan komitmen yang kuat antar-kepala daerah. Salah satu poin fundamental yang disepakati adalah penetapan Kota Padang sebagai pusat utama penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut. 


Meski demikian, semangat kolaborasi tetap dijunjung tinggi dengan adanya dukungan dari beberapa kabupaten dan kota lain yang akan bertindak sebagai tuan rumah bersama demi memastikan distribusi beban penyelenggaraan berjalan optimal dan representatif bagi seluruh wilayah di Sumatera Barat.


​Mengenai jadwal pelaksanaan, koordinasi tersebut telah melahirkan kesepakatan bulat bahwa bendera kompetisi Porprov XVI akan resmi dikibarkan pada tanggal 2 Oktober 2026. Penetapan tanggal ini menjadi sinyal bagi KONI Sawahlunto dan seluruh jajaran pelatih untuk segera mematangkan ritme latihan serta program kerja tahunan agar puncak performa atlet tercapai tepat pada waktunya. Jhon Reflita mengingatkan bahwa kepastian waktu ini harus dijawab dengan keseriusan administratif dan teknis oleh setiap pengurus Cabor.


​Hal yang paling krusial dan menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut adalah mengenai regulasi kualifikasi atlet. Pemerintah daerah melalui forum koordinasi tersebut berkomitmen penuh untuk memperketat aturan domisili guna menjaga sportivitas dan marwah pembinaan daerah. 


Disepakati bahwa atlet yang berhak berlaga pada Porprov XVI adalah mereka yang secara sah berdomisili di kabupaten atau kota bersangkutan minimal selama dua tahun terakhir sebelum pelaksanaan dimulai. Aturan ini bertujuan untuk meminimalisir praktik mutasi atlet instan dan memastikan bahwa prestasi yang diraih benar-benar hasil dari proses pembinaan berkelanjutan di daerah masing-masing.


​Menutup arahannya, H. Jhon Reflita menegaskan bahwa empat poin kesepakatan ini akan menjadi dasar utama dalam setiap langkah teknis kedepan. Sambil menunggu rilis resmi dan surat keputusan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, KONI Sawahlunto akan mulai melakukan pemetaan internal dan koordinasi lanjutan bersama pihak-pihak terkait. 


Langkah ini diambil agar saat petunjuk teknis resmi diterbitkan, Kota Sawahlunto sudah berada dalam posisi siap tempur baik secara administratif maupun kesiapan fisik para atlet di lapangan. (ton)