Lompatan Indeks SPBE Padang Pariaman Tembus 4,07 dari Skala 5, Pemerintahan Makin Cerdas -->

AdSense New

Lompatan Indeks SPBE Padang Pariaman Tembus 4,07 dari Skala 5, Pemerintahan Makin Cerdas

Rabu, 07 Januari 2026
Kantor Bupati Padang Pariaman di Nagari Parik Malintang, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkuang (foto.saco) 

Padang Pariaman - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman kembali menunjukkan taringnya dalam peta transformasi digital pemerintahan. Dalam Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, Padang Pariaman sukses meraih predikat “Sangat Baik” dengan indeks 4,07 dari skala 5. Ini sebuah lompatan signifikan yang menegaskan keseriusan daerah ini membangun birokrasi modern.


Capaian tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 3,51. Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat bahwa digitalisasi pemerintahan di Padang Pariaman bergerak cepat, terarah, dan semakin matang.


Sekretaris Daerah (Sekda) Rudy Repenaldi Rilis, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam mengakselerasi reformasi birokrasi digital.


“Nilai SPBE yang meningkat signifikan ini adalah hasil sinergi seluruh OPD. Ini menandakan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di Padang Pariaman berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Rudy, Senin (5/1/2026).


SPBE sendiri, kata Rudy, merupakan instrumen evaluasi nasional untuk mengukur kematangan penerapan pemerintahan digital, baik di instansi pusat maupun daerah. Evaluasi ini menjadi barometer penting dalam mendorong pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.


Pada pemantauan SPBE 2025, penilaian dilakukan terhadap empat domain krusial: kebijakan SPBE, tata kelola, manajemen, serta layanan SPBE yang mencakup pelayanan administrasi pemerintahan dan layanan publik berbasis elektronik.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Padang Pariaman, Zahirman, menilai capaian ini sebagai hasil konsistensi daerah dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.


“Kami terus memperkuat arsitektur SPBE, meningkatkan keamanan informasi, serta mengembangkan layanan digital lintas OPD. Indeks 4,07 ini bukan titik akhir, tetapi pemicu untuk terus berinovasi,” tegas Zahirman.


Ke depan, Pemkab Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus mengakselerasi SPBE sebagai fondasi pemerintahan digital yang adaptif dan responsif, menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.(rsaco).