![]() |
| Ketua Askot PSSI Sawahlunto, Ronny Eka Putra, memberikan pengarahan langsung kepada para atlet dalam penjaringan skuad Porprov 2026 dan PS GAS. (foto/anton) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Semangat membara menyelimuti Lapangan Ombilin saat Asosiasi Kota (Askot) PSSI Sawahlunto secara resmi memanaskan mesin organisasi guna menyongsong perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Langkah strategis ini diawali dengan proses seleksi ketat yang berlangsung selama dua hari, mulai dari Kamis hingga Jumat, 22-23 Januari 2026.
Momentum ini bukan sekadar rutinitas pencarian pemain, melainkan sebuah manifesto kebangkitan sepak bola Kota Arang untuk kembali menancapkan taringnya di kancah regional melalui penjaringan talenta yang dilakukan secara profesional dan terukur.
Keseriusan dalam membedah kualitas pemain ini ditegaskan melalui langkah Ketua Askot PSSI Sawahlunto, Ronny Eka Putra, yang telah meramu komposisi Tim Seleksi Awal Porprov XVI 2026 secara mendalam melalui Surat Keputusan resmi.
Tim ini diperkuat oleh deretan personil yang memiliki rekam jejak dan pemahaman mendalam terhadap karakter sepak bola lokal, yakni Sepriwandi, Meko Suhendro, Marta Dinata Ittano, dan Robi Papilaya. Kekuatan tim pemantau ini semakin lengkap dengan keterlibatan Maiyulis, Citra Eng Gusti, Erwin, Prana Citra, Axel Gustino Nugraha, hingga Oky Samdi Lova.
Seluruh personil ini bahu-membahu mengamati setiap detail kemampuan teknis dan fisik dari 105 talenta muda berbakat dengan rentang kelahiran 2006 hingga 2010 yang berjuang memperebutkan posisi di skuad utama.
Visi besar ini pun mendapat dukungan penuh dari tampuk pimpinan daerah, di mana Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Gunung Arang Sawahlunto (PS GAS), telah menginstruksikan percepatan pembinaan atlet dari berbagai kelompok umur.
Arahan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan sepak bola di Sawahlunto dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, memastikan bahwa mereka yang terpilih tidak hanya disiapkan untuk Porprov, namun juga menjadi tulang punggung bagi klub kebanggaan kota.
Kehadiran jajaran petinggi Askot seperti Sekretaris Umum Doni Ramadona dan Bendahara Umum Taufik Hidayat di pinggir lapangan selama proses seleksi memberikan jaminan bahwa transparansi dan kualitas menjadi prioritas utama dalam membangun fondasi tim.
Di sela-sela pemantauan fisik dan taktik tersebut, Ronny Eka Putra memberikan pesan edukatif bagi para atlet agar tetap menjaga mentalitas juara meskipun nantinya ada yang belum berhasil lolos. Beliau menekankan bahwa peluang untuk memperkuat PS GAS tetap terbuka luas di masa depan asalkan para pemain terus mengasah bakat, menjaga semangat, serta yang paling utama adalah menghormati pelatih dan menjunjung tinggi etika.
Sembari menunggu regulasi resmi dari Asprov PSSI Sumatera Barat terkait kepastian umur kompetisi, langkah cepat terus diambil dengan menyiapkan 25 atlet terpilih dan tiga pelatih untuk menjalani pre-test fisik oleh KONI Sawahlunto pada Sabtu besok dari pagi hingga sore.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Sawahlunto telah siap secara lahir dan batin untuk bertarung habis-habisan pada pelaksanaan Porprov di bulan Juni-Juli nanti. (ton)
Komentar