![]() |
| Indonesia perkara puncakan grup A piala Asia futsal. |
Jakarta, fajarsumbar.com - Tim futsal Indonesia harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Irak pada laga penutup Grup A Piala Asia Futsal 2026. Walau tidak menang, tambahan satu poin itu sudah cukup membawa tim Hector Souto tetap di posisi teratas grup dan lolos ke fase gugur.
Pertandingan di Indonesia Arena, Sabtu, langsung panas sejak awal. Sorakan penonton membuat pemain Indonesia tampil lebih berani menekan dan tidak memberi Irak banyak ruang di menit-menit awal.
Gol pertama datang cepat. Menit ke-6, Samuel Eko sukses memanfaatkan kick in Rio Pangestu. Sepakannya menyusur lantai mengarah ke pojok kanan gawang, kiper Irak telat bereaksi dan bola pun masuk.
Setelah unggul, permainan Indonesia terlihat lebih lepas. Aliran bola tetap terjaga dan beberapa peluang sempat tercipta, walau belum berbuah gol tambahan. Irak sendiri mencoba membangun serangan lebih hati-hati dari area belakang.
Masuk babak kedua, Irak tak lagi bermain menunggu. Mereka langsung memakai powerplay untuk menekan. Situasi ini bikin pertahanan Indonesia harus kerja keras karena serangan datang bertubi-tubi.
Tekanan itu berbuah pada menit ke-10 babak kedua. Kiper terbang Irak, Haedr Majed, maju membantu serangan dan melepaskan tembakan datar ke sisi kiri gawang. Muhammad Nizar Nayaruddin tak sempat menutup ruang, skor pun berubah sama kuat 1-1.
Setelah skor imbang, ritme pertandingan makin cepat. Kedua tim bergantian menyerang, sama-sama mencoba mencuri gol penentu. Indonesia sempat dapat peluang dekat lewat Syauqi Saud, tapi sepakannya tertahan kiper Irak.
Menjelang akhir laga sempat muncul drama. Lemparan jauh Nizar mengarah ke gawang Irak dan membuat situasi kacau di depan gawang. Bola terlihat nyaris masuk saat Majed berusaha mengamankannya, tapi setelah dicek, bola belum sepenuhnya melewati garis.
Sampai peluit akhir dibunyikan, kedudukan tidak berubah. Indonesia dan Irak sama-sama menutup fase grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.
Walau angkanya sama, Indonesia tetap di puncak karena selisih gol lebih baik. Garuda punya surplus +7, sedangkan Irak hanya +3.
Sebagai juara Grup A, Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam yang menjadi runner-up Grup B. Di sisi lain, Irak bersiap menantang Thailand yang keluar sebagai juara Grup B.
Hasil ini jadi bekal berharga buat Indonesia menatap perempat final. Permainan rapi saja belum cukup, konsistensi dan fokus penuh akan sangat menentukan di fase gugur nanti.(*)
Komentar