Silahturahmi Dengan LKAAM, KAN dan Niniak Mamak, Kapolres Tegaskan Pentingnya Sinergitas -->

AdSense New

Silahturahmi Dengan LKAAM, KAN dan Niniak Mamak, Kapolres Tegaskan Pentingnya Sinergitas

Rabu, 28 Januari 2026

Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan sedang memberikan sambutan saat silahturahmi dengan pemangku adat

 

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Kapolres Tanah Datar AKBP. Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., M.H., S.I.K. menggelar kegiatan silaturahmi bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta Niniak Mamak se-Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Rabu (28/1/26).


Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Kepala Dinas PMDPPKB Drs. Herison, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res. Piet, Ketua LKAAM Kabupaten Tanah Datar H. A. Resno Dt. A.n Domo, Pejabat Utama Polres Tanah Datar, para Kapolsek jajaran, Ketua KAN dan Niniak Mamak se-Kabupaten Tanah Datar, Bhabinkamtibmas, serta undangan lainnya.


Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta dukungan seluruh unsur adat dan pemangku kepentingan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan lembaga adat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta nilai-nilai sosial budaya di tengah masyarakat.


"Pentingnya peran niniak mamak sebagai tokoh adat, dalam membina generasi muda dan menyelesaikan persoalan sosial di nagari dan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Tanah Datar," ujar AKBP Nur Ichsan.


Sementara itu Kadis PMDPPKB yang mewakili Bupati Tanah Datar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kapolres, yang melibatkan unsur adat dalam upaya menjaga stabilitas daerah. Dan menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara Niniak Mamak dan jajaran Polres Tanah Datar. 


"Masyarakat Minangkabau saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menurunnya nilai adat dan budaya, persoalan moral generasi muda, hingga meningkatnya kasus penyakit masyarakat seperti HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba, yang memerlukan perhatian dan tanggung jawab bersama," ulasnya.


Menurut Herison, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga adat sangat penting untuk menciptakan suasana aman dan kondusif, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat. Nilai-nilai adat Minangkabau dinilai masih relevan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 400 niniak mamak dari berbagai nagari se-Kabupaten Tanah Datar. Kehadiran ratusan tokoh adat ini menunjukkan tingginya antusiasme serta komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.


Acara silaturahmi berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diisi dengan dialog serta penyampaian aspirasi dari para niniak mamak. Diharapkan, melalui pertemuan ini, komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga adat semakin solid demi terwujudnya Tanah Datar yang madani. (F12)