Sinergi Swasta dan Pemda, RSUD Sawahlunto Resmikan Ruang VIP Cendrawasih dan Fasilitas NICU/PICU -->

AdSense New

Sinergi Swasta dan Pemda, RSUD Sawahlunto Resmikan Ruang VIP Cendrawasih dan Fasilitas NICU/PICU

Selasa, 06 Januari 2026
Kolaborasi kuat Pemda dan Swasta: Penyerahan piagam penghargaan kepada mitra CSR usai peresmian fasilitas kesehatan baru di RSUD Sawahlunto. (foto/aldevori)


Sawahlunto, fajarsumbar.com – Pemerintah Kota Sawahlunto menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui peresmian fasilitas kesehatan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto. Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, didampingi Ketua DPRD Susi Haryati, Wakil Wali Kota H. Jeffry Hibatullah, dan Sekretaris Daerah Rovanly Abdams, meresmikan secara serentak Ruang Rawat Inap VIP Cendrawasih beserta fasilitas pendukungnya, serta Ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit).


​Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa upaya mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak, termasuk BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta di Sawahlunto.  


Kontribusi CSR Tingkatkan Fasilitas Rawat Inap

​Peresmian ini menjadi wujud nyata sinergi antara sektor swasta dan Pemerintah Daerah. Ruang Rawat Inap VIP Cendrawasih dan fasilitas pendukung lainnya merupakan hasil dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang, swasta, dan BUMN di Kota Sawahlunto.  


​Wali Kota menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para donatur, yaitu Miyor Group (dihadiri oleh Owner, Yori Gemitia Putri), CV. Bara Mitra Kencana (CV. BMK) (dihadiri oleh Owner, H. Jhon Reflita), PT. Dasrat Sarana Arang Sejati (dihadiri oleh KTT, Atra), PLN IP UBP Ombilin (dihadiri oleh Manajer, Andi Setiawan), dan Bintang Spartan Corp (dihadiri oleh Pimpinan, Dody Satria).


Secara rinci, kontribusi CSR ini mencakup:  

​ - Rehabilitasi total enam unit Kamar Rawat Inap VIP Cendrawasih, termasuk tiga unit dari Miyor Group dan dua unit dari CV. Bara Mitra Kencana.

 - Penambahan fasilitas pendukung RSUD lainnya, seperti pembangunan Gazebo tunggu bagi keluarga pasien cuci darah (Haemodialisa).

 - ​Pemasangan Plang Nama Gedung Baru IGD dan Radiologi RSUD Sawahlunto.

 - Pengadaan Tirai Pembatas antar pasien untuk Ruang Rawat Inap Bedah.

 - Rehabilitasi Gedung Pelayanan Rekam Medis.


​Pemerintah Daerah melalui RSUD Sawahlunto berkomitmen akan memastikan bahwa hasil CSR ini dikelola dan dimanfaatkan secara baik, serta tepat sasaran kepada masyarakat.  


Ruang NICU dan PICU Dibuka untuk Pelayanan Kritis

​Selain fasilitas VIP, acara ini juga menandai peresmian Ruang NICU dan PICU RSUD Sawahlunto. Direktur RSUD Sawahlunto, Ardian Amri, melaporkan bahwa rehabilitasi Bangsal Rawat Inap untuk kedua ruangan ini bersumber dari DAK Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025.  


​Proyek ini menelan biaya kontrak sebesar Rp. 2.441.676.090,00 dan dilaksanakan oleh CV. Duta Mega Prospecta dengan jangka waktu 180 hari kalender, selesai pada 26 Oktober 2025.  


​Wali Kota berharap rehabilitasi ruangan ini dapat membantu masyarakat, khususnya untuk pelayanan kritis dan perawatan khusus bagi bayi lahir prematur, bayi gawat napas berat, serta perawatan intensif untuk anak-anak, yang menyediakan pelayanan komprehensif 24 jam. Dengan tersedianya NICU dan PICU, RSUD Sawahlunto diharapkan mampu bersaing sebagai salah satu Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak).  


​Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti dan pemberian penghargaan berupa piagam dan sertifikat kepada masing-masing perusahaan yang telah berkontribusi melalui program CSR oleh Wali Kota Sawahlunto. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan di bidang kesehatan dan bidang lainnya. (ton)