Smansantiang dan Smanmaju Melaju ke Partai Puncak SMANSA CUP III Askot PSSI Sawahlunto -->

AdSense New

Smansantiang dan Smanmaju Melaju ke Partai Puncak SMANSA CUP III Askot PSSI Sawahlunto

Senin, 19 Januari 2026
Aksi gemilang Kapten SMAN 5 Sijunjung, Zikri (nomor punggung 11), saat mencetak gol keduanya ke gawang MAN Sawahlunto pada menit ke-45. Gol ini memastikan kemenangan timnya 2-0 sekaligus mengamankan tiket menuju babak final SMANSA CUP III di Lapangan Ombilin. (foto/aldevori)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Stadion Ombilin menjadi saksi bisu betapa tingginya tensi persaingan dalam babak semifinal Turnamen SMANSA CUP III Askot PSSI Sawahlunto yang berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026. Sorak-sorai suporter yang memadati tribun menciptakan atmosfer membara, mengiringi setiap pergerakan bola dalam laga yang sarat akan gengsi dan teknik tinggi. 


Kehadiran para tokoh penting seperti Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Wakil Wali Kota H. Jeffry Hibatullah, Kepala Kantor Kemenag Dedi Wandra, serta Ketua Askot PSSI Sawahlunto sekaligus Ketua Komisi I DPRD Ronny Eka Putra bersama Anggota Komisi I Benny Ricardo Rizal, semakin menegaskan bahwa ajang ini merupakan salah satu panggung olahraga paling prestisius bagi pelajar di Sumatera Barat.


​Pertandingan pembuka antara SMAN 7 Sijunjung melawan SMAN 1 Padang Ganting menyajikan drama lima gol yang luar biasa. Sejak peluit pertama ditiup, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka yang agresif. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21 melalui aksi cerdik Muhammad Afarel. Pemain nomor punggung 16 dari SMAN 1 Padang Ganting tersebut berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil tendangan penjuru dengan sebuah sontekan terukur yang merobek jala lawan. Keunggulan tipis satu gol ini bertahan hingga turun minum, meski SMAN 7 Sijunjung terus berupaya mencari celah untuk menyamakan kedudukan.


​Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis dengan aksi balas membalas gol yang memukau penonton. SMAN 7 Sijunjung berhasil bangkit pada menit ke-42 lewat eksekusi tendangan bebas indah yang dilepaskan oleh Yoga Saputra, sang playmaker bernomor punggung 10. 


Namun, kegembiraan tersebut hanya bertahan sejenak karena tiga menit kemudian, Raju dari SMAN 1 Padang Ganting kembali membawa timnya unggul melalui skema tendangan pojok yang mematikan. Tak menyerah begitu saja, Yoga Saputra kembali menunjukkan kelasnya sebagai spesialis bola mati dengan mencetak gol kedua dari luar kotak penalti, membuat skor kembali imbang menjadi dua sama.


​Drama mencapai puncaknya di menit ke-65 ketika Tio Adelia Siregar muncul sebagai pahlawan bagi SMAN 1 Padang Ganting. Pemain bernomor punggung 15 itu melepaskan tendangan voli jarak jauh yang menghujam deras ke arah gawang tanpa mampu dihalau oleh kiper lawan. Gol sensasional tersebut mengunci kemenangan 3-2 dan memastikan tiket final bagi SMAN 1 Padang Ganting dalam pertandingan yang akan dikenang sebagai salah satu laga terbaik di Lapangan Ombilin.


​Pada partai semifinal kedua, SMAN 5 Sijunjung berhadapan dengan MAN Sawahlunto dalam pertandingan yang lebih didominasi oleh kedisiplinan taktik. SMAN 5 Sijunjung menunjukkan tajinya sejak awal laga melalui sang kapten, Zikri. Pemain bernomor punggung 11 tersebut berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-6, sebuah gol cepat yang memberikan tekanan psikologis bagi MAN Sawahlunto hingga babak pertama usai. 


Di babak kedua, MAN Sawahlunto mencoba bangkit dengan mengepung pertahanan lawan habis-habisan, namun solidnya lini belakang SMAN 5 Sijunjung membuat serangan mereka selalu kandas.


​Melalui skema serangan balik yang sangat cepat dan terorganisir, SMAN 5 Sijunjung justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-45. Zikri kembali menjadi sosok protagonis dengan mencetak gol keduanya, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi timnya. Hasil ini membawa SMAN 5 Sijunjung melangkah mantap ke babak final untuk menghadapi tantangan besar dari SMAN 1 Padang Ganting.


​Turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-66 SMAN 1 Sawahlunto ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat di atas rumput hijau. Penyelenggaraan yang sinergis antara olahraga dan prestasi akademik terlihat jelas dengan adanya Olimpiade Sains Smansa yang melibatkan berbagai sekolah seperti SMP SDI Silungkang, SMPN 1 hingga SMPN 9 Sawahlunto, serta MTsN 2 Sawahlunto. 


Kini, mata seluruh masyarakat tertuju pada laga final yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa sore, 20 Januari 2026. Pertempuran antara SMAN 1 Padang Ganting (Smansantiang) dan SMAN 5 Sijunjung (Smanmaju) diprediksi akan menjadi klimaks yang sempurna untuk mengukir sejarah baru dalam perayaan ulang tahun SMAN 1 Sawahlunto yang ke-66. (ton)